Tuhan kasih banyak kebaikan-kebaikan. Salah satunya dalah kos-kosan yang dekat dengan komplek Taman Ismail Marzuki. Selain planetarium, ada perpustakaan Jakarta di situ. |
Di hari Jumat, kantor kami menerapkan "working from anywhere" . Kos-kosan sebenarnya baik adanya tetapi meja penuh dengan barang printilan sehingga tidak nyaman. Untunglah bisa bekerja dari perpustakaan.
Banyak berkat juga dengan kos-kosan, ada dapurnya dan dekat pasar juga. Penghuni kosan tidak begitu suka masak, jadi saya bisa dengan leluasa pakai dapur. Lalu akses ke pasar yang sangat dekat. Keluar pintu kosan, ada pasar tradisional pagi yang ramai dari jam 5 sampai jam 10 pagi. Selebihnya sore sudah bersih.
Akses transport transJakarta juga dekat lalu ada gereja dan mall. Mau janjian gampang, tinggal janjian di Atrium atau perpustakaan. Kalau mau makan lapo juga dekat. Ya Tuhan, in this economy tinggal dekat lapo sangat-sangat menguji ketaatan pada budgeting dan disiplin keuangan. Keuangan pas-pasan dan punya rencana-rencana hidup yang butuh banyak uang. Ya Tuhan, kuatkan dan berilah rejeki.
Omong-omong soal rejeki, Tuhan baik sekali kasih rejeki ketemu teman-teman baik. Teman-teman lama yang komunikasinya bisa beberapa kali saja dalam setahun. Ada teman masa kecil yang tinggal di Jakarta, teman SMA, teman kuliah, teman komunitas yang menyempatkan ketemu bertukar kabar. Serasa di welcome di Jakarta ini. Sejak 2016 sampai 2025 akhir bekerja dari rumah dekat orang tua, tentu saja berbeda sekali dengan kehidupan di kota. Bertemu teman lama sedikit mengulang kenangan hampir dua dekade lalu pertama kali ke Jakarta.
Mari berteman ya Jakarta. Semoga banyak rejeki-rejeki lain berdatangan di tanah Jawa ini. Walau akhir-akhir ini ekonomi negara sedang jelek-jeleknya. Pernyataan-pernyataan presiden tidak membuat tenang, tetapi cemas dan khawatir karena sangat tidak logis dan kurang bertanggung jawab.
Nilai mata uang rupiah melemah dan dia bilang, orang di desa tidak pakai dollar. Jadi ga perlu khawatir. Ini tentu saja mengabaikan bahwa harga bahan pokok akan naik, banyak UMKM kecil terkendala bahan pokok karena harga naik akibat dollar. Sesederhana tahu dan tempe yang kacangnya masih diimpor dari luar negri. Kacau. Lagian orang desa kok dianggap tidak paham ya karena mungkin banyak yang masih mengelu-elukan pimpinan. Merasa orang yang punya jabatan dan kekuasaan itu selalu wah. Dalam pidatonya itu pun banyak yang tepuk tangan. Kelihatan bapaknya masih hidup dalam bayang-bayang masa lalu, di mana pidatonya saja kek baru merayakan kemerdekaan. Untung, suara saya tidak untuk dia.
Semoga generasi selanjutnya semakin baik dalam memberikan penilaian dan memilih yang benar.
Catatan Perjalanan Rosa
Sunday, May 17, 2026
Jakarta
Wednesday, February 11, 2026
Kebiasaan baru
Sudah lama ingin punya kebiasaan untuk olahraga secara rutin. Entah jalan kaki atau yoga. Setelah teman saya Lidya pergi sekolah ke Australia, rutinitas jalan sore di area persawahan dekat parit di rumah tidak lagi dilakukan. Biasanya juga dilakukan bersama bapak tapi entahlah berhubung banyak aktivitas alias mager, yah tidak jadi-jadi.
Cuma di Januari sempat yoga di rumah. Untunglah motivasinya makin banyak sekarang. Entah mengapa badan sering pegal-pegal, nah ternyata bisa dikuatkan dengan olahraga. Apa yang kita pelajari atau tahu sebagai pengetahuan umum dari sekolah bahkan sejak SMA, baru akan penting ketika menjadi prioritas. Ketika lebih memperhatikan kesehatan dan tampilan diri. Akhirnya, mengakui oh saya harus sekali gerak-gerak. Juga sekalinya sayang sama diri, cinta sama diri baru ketahuan betapa kurang memperhatikan diri sendiri. Mungkin sibuk pikirannya selalu dengan kerjaan dan fokus pada hal-hal yang dianggap lebih penting. Syukurlah di tahun 2026, fix fokus memperhatikan kesehatan fisik dan mental diri sendiri. Kalau bukan kita sendiri, siapa lagi? Tidak ada kata terlambat ya.
Mulai sekarang belajar berpikir sesuai porsinya, sesuai jamnya. Nah ketika diniatkan di Januari sebagai salah satu perubahan hidup yang harus dilakukan. Eh, tetiba di Januari pertengahan dan akhir didekatkan dengan fasilitas gym. Ada berbagai kelas seperti zumba, pilates, yoga tergantung jadwalnya kita. Saya fokus untuk menaikan massa otot. Belajarnya pelan dari internet dan mengikuti pelatih-pelatih. Budget tidak cukup untuk membayar personal trainer (PT)
Jadi kebetulan ada tempat gym yang baru bukan dan menawarkan promo untuk 2 tahun. Duh komitmen yang besar. Semoga terpenuhi ya. So far kelasnya asyik, coachnya juga asyik. Jangan takut ya ke gym sendiri karena masing-masing orang fokus sama tujuan diri dan nanti akan dapat teman juga kok. Bisa ngajak ngecek alat barengan.
Semoga kita semua sehat selalu ya. Jangan lupa jaga kesehatan mental dan fisik. Kalau mental bisa jurnaling juga tapi di gym juga kita bawaaannya senang dan bersemangat apalagi kalau zumba. Tantangannya adalah bergerak sepulang kantor, jangan duduk di kasur ambil tas ganti baju, lanjut jalan ke gym.
Tuesday, February 10, 2026
2026- Jakarta, please be kind!
Sudah Februari saja. Di Januari sempat punya tekad untuk menulis blog lebih banyak lalu berakhir di jurnaling pribadi lebih banyak.
Selamat pagi dunia...
Hampir tiga minggu punya hidup baru di Jakarta. Ada banyak hal-hal baik yang patut disyukuri.
Dapat kosan dekat dari kantor, bisa jalan kaki. Lalu gongnya lagi ternyata depan kosan itu, paginya pasar. Sampai kira-kira jam 12.00. Pasar rakyat jual sayuran, buah, lauk lengkap. Jadi benar-benar bersyukur. Saya orangnya suka lihat pemandangan pasar yang penuh sayuran dan buah. Juga senang mendukung belanja-belanja begitu.
Saya bersyukur sekali bisa bertemu dengan teman-teman lama, teman- teman kuliah. Ada yang memang orang Jakarta dan ada anak daerah pula. Jadi ketika pindah ke kota ini lagi setelah 11 tahun, saya merasa familiar saja dengan jalanannya, dengan Jakarta dan kesibukannya.
Untunglah lokasi kerja saat ini di Jakarta Pusat. Atas saran teman, saya mencari kosan di mamikos. Untunglah ya walau sebelumnya belum pernah. Soalnya tidak enak kalau harus minta teman cek kosan. Prinsip hidup sebisa mungkin jangan sampai merepotkan orang lain. Kalau bisa sendiri kita lakukan sendiri. Kalau tidak bisa dan butuh bantuan baru deh, minta bantuan.
Bagaimana caranya harus dapat yang ada dapurnya dan ada kulkas bersama. Juga dapat jalan kaki dari kosan. Semalaman cari dan yes dapat. Konsultasi sama bapak dan cek alur jalan ke kantornya lumayan dekat. Jadi Senin saya masuk kerja, Sabtu baru berangkat dari Mbay. Jadi tidak sempat cari-cari kosan. Saya menghubungi adik sepupu saya yang kebetulan merantau di Jakarta, menginap di kosannya semalam dan besokannya langsung ke kosan. Sampai hari ini belum jalan ke mana-mana lagi selain kantor. Pengen main ke Depok juga ke rumah sepupu di Bojong tapi belum sempat saja. Masih hujan dan banjir jadi bawaannya yah begitu di rumah saja.
Kedatangan pertama kesannya oh ini sempit ya. Mau cari yang lebih luas lagi. Namun dicek ternyata tidak ada kulkas dan dapur bersama. Jadi ya sudah sepertinya pilihan kosan pertama ini sudah baik adanya. Puji Tuhan:)
Setelah lama kerja dengan sistem full wfh dan hybrd dari rumah sendiri, saya butuh banyak penyesuaian. Satu hal yang pasti adalah menemukan fungsi magic com yang bisa masak lebih dari sana. Dulu saya tidak biasa, taunya cuma magic com cuma bisa masak nasi saja. Ternyata bisa apa saja. Rajin-rajin eksperimen saja.
Thursday, January 8, 2026
Panik:rejeki jauh
Ada yang bilang kalau kita panik rejeki akan menjauh. Beberapa waktu ini lagi mencoba untuk tidak panik, mencoba tenang dan berpasrah pada segala usaha dan daya.
Kalau tenang, rejeki mendekat katanya. Dalam posisi survival memang sulit untuk bertahan tenang dan mantap. Kadang-kadang mode panik lalu sambil terus coba ingat, ketenangan itu kunci.
Belum mood hormonal, pagi-pagi bersemangat menaklukkan dunia, tetiba sorenya ingin menangis tanpa sebab. Serandom itu hidupnya.
Namun ada hal-hal baik yang bikin mood membaik. Ada saja yang bikin lucu, postingan penuh humor. Tuhan berkati selalu karena suka bikin orang santai dan tertawa.
Bagaimana ini? bagaimana itu? Rasanya kepala penuh. Sering-sering berpikir hal-hal baik dan berpasrah diri. Semoga segera membaik.
Monday, January 5, 2026
Wisata Labuan Bajo safety?
Menuliskan ini sebenarnya bikin sedih sekali. Bagaimana tidak? Ada sekeluarga dari Spanyol datang ke Labuan Bajo untuk liburan dengan ke empat anaknya, lalu sekarang yang harus pulang ke negaranya cuma ibu dan anaknya satu. Duh, mau baca itu beritanya rasa sedih sekali. Jadi mereka tenggelam bersama kapal pinisi.
Sakit sekali pasti jadi ibu dan anak perempuan kecil yang hidup. Kehilangan Bapak dan kakak-kakak. Ya Tuhan, gimana ya hidupnya nanti. Saya tidak bisa bayangkan dalam posisi itu.
Memang memalukan kalau Labuan Bajo digadang-gadang wisata premium tapi fasilitas seperti itu. Mengkhawatirkan sekali memang ada banyak perahu motor kecil yang beroperasi secara tradisional. Yang biasa la, standar Indonesia, selalu bilang aman padahal safety minim. Saya tuh kalau ke pulau-pulau suka panikan dan tidak enjoy. Hanya karena pas naik kapal perahu itu. Waktu ke Gili & Bunaken bareng teman-teman Inspirasi saja selalu deg deg an tapi pasti pakai pelampung.
Ini semoga jadi pelajaran paling mahal. Jangan pernah lengah, jangan pernah anggap sepele safety pelanggan. Pelanggan itu taunya beres dan enjoy perjalanan, apalagi dari jauh. Duh, traumanya yang hidup kayak apa ya. Semoga pemerintah segera tindak lanjuti dan serius cek ricek safety pelanggan apalagi di musim ramai dan juga di bulan-bulan ombak besar.
Turut berduka sedalam dalamnya untuk korban kapal pinisi di Komodo. Semoga semua jenazah segera ditemukan.
Sunday, January 4, 2026
Maduro
Kemarin ada berita soal penangkapan presiden Venezuela terkait kasus bat-obatan gitu ya. Selama ini memang tidak mengikuti sih ya perpolitikan di negara itu bagaimana. Pertama kali tentu saja kaget, eh kok bisa ya satu negara tangkap negara lain gitu. Emang boleh? Gimana hukumnya? Kek ngeri-ngeri gitu, makin penuh kuasa dan semacam negara lain tidak ada harganya.
Eh tapi tapi ada banyak tapinya sebelum lanjut. Nyatanya penangkapan ini sudah dinantikan sebagian besar warga VN. Bukan penangkapan yang dinanti ya, pokoknya apa saja yang bisa bikin si Nikolas Maduro ini tidak berkuasa lagi di VN karena sudah hampir 30 tahun memimpin dengan diktator. Bahkan dia bukan presiden pemenang pemilu gitu ya, tapi klaim memerintah dan membungkam warga sipil serta banyak sekali kasus-kasus pelanggaran di negara VN itu.
Jadi senang sekali lihat banyak warga VN bersukacita merayakan kejatuhan Maduro. Yah walaupun dengar pidato si Om itu kek merasa mau mimpinya VN banget gayanya. Tentu saja pasti ada win win nya yah namanya juga politik. Minggu-minggu ke depan ini akan sangat menarik membaca perkembangan yang terjadi di sana dan melihat pergerakan Maria Corina Machado.
Well, I am happy for you guys:)
Saturday, January 3, 2026
Tiba-tiba Dermatitis Perioral & Orbital
Seminggu sebelum Natal, saya tetiba terkena dermatitis di sekitar mulut dan mata. Hari pertama wajah dan mata saya terasa panas dan gatal lalu timbul bintik-bintik putih di sekitar mulut dan kelopak mata.
Saya mencari tahu di internet dan halo doc, ada kemungkinan terkena dermatitis karena saya merasakan perbedaan dengan jerawat biasanya. Keesokan harinya ternyata saya mengalami pembengkakan di area mata karena ada bintik-bintik tersebut. Kelopak mata membengkak dan bikin sipit mata. Bintik-bintik di pelipis mata itu pecah tetapi belum sempurna, hingga saya biarkan saja.
Saya ke dokter untuk minta obat dan diskusi penyebab. Kata dokternya mungkin alergi dan penggunaan kosmetik yang salah dan tidak cocok dengan kulit. Saya disarankan untuk memperhatikan diet. Saya sebenarnya tidak punya riwayat alergi dan di minggu itu tidak sedang makan makanan tertentu. Untuk penggunaan kosmetik, saya termasuk jarang karena lebih ke pembersih dan pelembap dan sun screen.
Saya berusaha terus mengingat apakah pernah mengalami kejadian serupa tapi itu baru saya sadar di hari ketiga. Pada saat itu kulit saya menjadi kering dan mengelupas pada bagian yang timbul kumpulan bintik. Beberapa waktu lalu saya juga sempat mengalami pengelupasan di tangan dan di wajah yang tidak saya sadari. Untuk area mata yang baru pertama kali.
Saya pikir saya akan mengalami hal yang sama kembali di suatu masa di masa depan tetapi lebih siap dan tenang. Minum antibiotik, hindari penggunaan bedak tapi lebih ke pelembab.
Nah hari ini saya membaca di thread dan banyak sekali yang share soal mereka tetiba terkena dermatitis juga. Banyak yang kebingungan karena tidak punya riwayat alergi atau penggunaan skincare yang keras. Ternyata salah satu pemicunya adalah stress dan hormon. Saya jadi tidak bingung lagi mencari tahu penyebab dermatitis yang tiba-tiba itu.
Semoga selalu sehat ya kita semua, jauh-jauh dari stress dan semakin bersinar.
Jakarta
Tuhan kasih banyak kebaikan-kebaikan. Salah satunya dalah kos-kosan yang dekat dengan komplek Taman Ismail Marzuki. Selain planetarium, ada ...
-
Sudah lama ingin punya kebiasaan untuk olahraga secara rutin. Entah jalan kaki atau yoga. Setelah teman saya Lidya pergi sekolah ke Austral...
-
Akhirnya sesi felowship EI dimulai dengan retreat di Hanoi Vietnam di minggu ketiga dan keempat April lalu. Tentu saja saya tidak dapat per...
-
Perjalanan kali ini saya akan menghadiri pertemuan alumni INSPIRASI di Lombok tanggal 14-15 Oktober 2022. Bersyukur sekali waktunya enak d...