Tentang Blog

Showing posts with label trip. Show all posts
Showing posts with label trip. Show all posts

Saturday, May 14, 2022

Perjalanan ke Hue-Vietnam 2022

 Akhirnya sesi felowship EI dimulai dengan retreat di Hanoi Vietnam di minggu ketiga dan keempat April lalu. Tentu saja saya tidak dapat pergi-pergi jalan kalau tidak gratis. Tidak punya uang dan tabungan terpakai untuk yang lain. Jadi perjalanan ini semua disponsori oleh EI. Naik maskapai yang terbaik pula😭. Dulu biasanya pakai promo airasia dan jetstar. Jadi untuk pertama kali saya naik Singapore Airlines. Yah, once in a life time biasanya. 

Uniknya dan patur dicontoh adalah sendok dan garpu sekali pakai yang disiapkan oleh maskapai terbuat dari kayu. Juga cara penyampaian video keselamatan penerbangan yang menarik. Tidak seperti penerbangan lokal umumnya, video keselamatan penerbangan dibuat menarik dengan menampilkan tujuan wisata di Singapura. 

Saya berangkat dari Ende kemudian menginap di hotel area bandara dan berangkat pagi-pagi jam 3 ke bandara. Saya bertemu offline akhirnya dengan B dan E sesama fellow dari Indonesia. B tinggal di Jakarta dan E dari Surabaya. Sedangkan teman kami satunya, P, berangkat dari Amsterdam. 

Beberapa hal yang perlu disiapkan selama perjalanan di masa covid ini adalah: 

1. Pastikan sudah vaksin lengkap. Jika belum lengkap maka perlu rapid tes di bandara. Saya harus rapid antigen di Ende sebelum check in keberangkatan. 

2. Mengisi form kesehatan negara Vietnam dengan informasi vaksin, jenis vaksin, itinerary selama di Vietnam. Baiknya mengisi ketika masih di rumah, karena ada dokumen pdf yang perlu diupload seperti sertifikat vaksin, bukti rapid antigen/PCR juga asuransi perjalanan. Petugas check in akan scan kode sehingga terupdate dalam data base maskapai. Ketika tiba di Vietnam kita juga diminta menunjukan bar code. 

3. Di imigrasi pastikan  sudah menyiapkan jawaban untuk tujuan ke negara tersebut, juga durasi dan penyelenggara acara. Jadi ketika ditanya bisa menjawab dengan lancar dan cepat. Bisa juga menyiapkan dokumen seperti surat undangan jika petugas bertanya lebih lanjut. 

Saking sudah lama tidak melakukan perjalanan, saya lupa kalau tidak perlu bawa banyak cairan karena harus dikeluarkan. Sehari sebelumnya saya singgah indomaret dan membeli aqua, buavita.  Jadi semuanya diambil. Untung waktunya masih bisa, saya minum jus jambu dulu. 

Kami transit selama dua jam di Singapura. Senang sekali tentu saja berada di bandara Changi. 

Namun tidak bisa jalan-jalan karena sudah harus mengantri untuk perjalanan ke Ho Chi Minh. 

Tiba di bandara Tan So Nath HCM kami harus ke penerbangan domestik untuk penerbangan lanjutan selama dua jam ke Hue. Di imigrasi saya tidak kesulitan karena saya hanya perlu menunjukan barcode informasi kesehatan dan juga passpor. Ada pertanyaan akan ke mana dan berapa lama. 

Kami check in di bandara untuk penerbangan lanjutan ke Hue dengan pesawat Vietnam air. Kami masih punya banyak waktu lalu menyempatkan diri untuk coba minuman ringan di bandara. 

















Tuesday, February 16, 2021

Tips on Improving English

 




Hello folks, 

I hope this time that I am able to reach students audience who are eager to continue their study, attend free summer schools in other countries or simply those who want to be able to speak English for working. 

Well, let me say that I am just a person who love to improve my skill. I once could not understand English at all.Just some basic knowledge in Senior High School. Just love to pick up a new vocabulary and use it so I can remember it. This writing is a genuine reminder that the skill will be present for those who seek. The important is setting goals and knowing how to get there. I am a hometown girl, born and raised in small town of Bajawa, Flores, East Nusa Tenggara attended a local average high school. Our area has no English courses institution (during my school days)- This information is to energizes you, to motivate you that we all can dream, can make it happen. I can so you too.

Firs of all is setting your goals. Whether you want to continue your study or simply to put it in your CV. By this goals as example,  you know that you have to pass certain TOEFL score. 


It is said that aim step by step. You can reach a top of mountain (speaking and writing very well) but maybe reach for a certain score first.  

Graduating from high school, I entered uni my TOEFL score was around 300 (2007). At that time I didnt event know it is good or bad and I didnt care. When it was time to graduate, it was required to test again and mine was around 400(2011). During that time, 2007-2012 of course I attended English Uni course, well the goal is just to pass the course and at least can read English literature while attending uni. At least to get a B and so all good. Somehow. While there are some student who have awared the important of TOEFL score in getting abroad scholarship or attend summer scholarship. I recommend you to look for opportunities. If you think you are still far away from that at least you know TOEFL score it's quite important.

Real life, adult life came. You don't have time to play, get lazy or ask your parents. There is yourself to be fed, bills to be paid. I somehow was forced to find a way to improve my CV. Why? I don't have an outstanding GPA (and no, its not the only requirement nowadays), I don't want to work in Chemical industry, but I love to learn new things and don't limit myself for opportunities. My short goals was I wanted to work in INGOs at the time then continue study so I can back home. I don't see myself working longer time in Jakarta. Since I know my goals I then try to improve my TOEFL score. 

How? Consulting and borrowing my friends, other fellow student who passionate in learnings English materials and apps. At the time, they have tried  official TOEFL test/IELTS and they had planned to go for master degree abroad.

 Lucky me, that I have a really good friend that love to teach, share and believe and motivate fellow friends that they can if they want. He said that once someone graduate, it is easy for them to get above 500 score. They are willing to share their tips and how they learn so if it suits your learning style you can copy them or adapt in your convenience. 2. Attend TOEFL prediction test ( its cheaper then the official one/ITP 

Secondly, use all the resources you have. Nowadays, we can have all the apps for learning in our mobile phone. Use your time wisely. Realizing that I have difficulties in understanding and catching English words in listening section, I then listened do the sound of TOEFL listening section for months, really for months every night even I don't understand. I become familiar with the question, how it sounds and it really helps me facing my TOEFL test. 

After all, the last tip that I can share is that being yourself, being brave to  practice, learn, to make mistakes. I wrote simple daily life story in English in this blog in my early days focusing. I join an English club. I was in Jakarta at the time and joined Brithzone in Senayan while I was working in West Jakarta. Well, if you know how the hectic during weekend in transJak Harmony Kalideres but I managed because I have a clear goal.

Once you know your objectives, set your goal, you can use your resources well and don't be shy to practive.  My friend ever say to me, no don't posts in English, its like you brag about yourself.  I mean do like I care? All I do is learning. From that, I can get job easily, I can feed myself and my family and I can catch my dream. Follow your gut, always!


Friday, June 1, 2018

Jalan ke Singapura

 Mau sedikit cerita jalan2 Oktober 2017 bersama teman jalan @sandeeve_  dan @akib300690. 

Farid, seorang teman baik sewaktu sama sama kuliah di Depok. Satu angkatan di bawah saya tapi aslinya seumuran. Salah satu anak inspiratif, buka usaha bimbel sendiri di Depok. Bisa googling usahanya di #bimbelradius Depok.

Akib, seorang muda yang dikenal lewat #BukuBagiNTT sekitar 2014. Pernah usaha gudeg di Jogja terus sekarang merantau kerja dan kuliah di Kuala Lumpur. Bagi yang punya barang berharga seperti buku untuk dibagi ( yang ikhlas yah) bisa hubungi BukuBagiNTT via Instagram atau Facebook.  Buku-buku berharganya kakak kakak akan sangat berguna bagi adik-adik dan teman-teman yang membutuhkan.

Ini perjalanan yang akhirnya kesampaian, terpenuhi janji jalan2nya. Foto-fotonya yang tidak lengkap. Sayang sekali! Kebetulan saya pulang dari #SiemReap dan transit di KL, lalu janjian bertemu Farid di bandara KLIA1.

Kebetulan saya dari KLIA2, jadi naik kereta shuttle untuk ke KLIA1. Ternyata pesawat yang membawa Farid dari Jakarta delay, sehingga saya menunggu cukup lama di bandara.
Kemudian kami makan malam andalan Malaysia nasi lemak di bandara.

Eitsss sebelum ke sana, saya sempat singgah di Vinci yang lagi ada sale. Informasi sale ini dari group facebook backpackers Indonesia.  Yay dapat sandal sepatu satu. Pengennya banyak tapi saya cuma butuh sandal sepatu. Kebetulan belum punya yang buat jalan-jalan.  Nyaman sepatunya.  

Tiket bus kami pesan online di easybookdotcom lalu diprint. Kenapa diprint? Biar siap seluruh dokumen kalau ditanya-tanya di imigrasi. Ini si Farid suka detail kalau soal beginian. Makasih, Rid!

Dari bandara KLIA1, kami ke terminal bus yang berada dekat bandara.

Naik bus malam pukul 23.59 lalu sampai Golden Mild Tower SG, jam 7 pagi. Nyaman2 saja.

Perjalananan kami kira kira dua kali berhenti dan kami sempat bingung. Entah menurunkan penumpang.  Informasi yang diberikan kurang jelas. Kemudian seperti biasa bus berhenti di perbatasan untuk exit Imigrasi Malaysia & lagi ketika masuk Singapura. Ada yang menarik di perbatasan, si Farid,  terkena random check in, untunglah tidak lama. 
Menurut saya, yang paling menarik dari jalan2 itu adalah mengalami hal-hal tak terduga semacam ini, tapi yah jangan sampai yang macam2.

Banyak detail perjalananan yang akan saya coba ingat-ingat lagi. Sampai di postingan selanjutnya. Tabik.

Saturday, March 17, 2018

Tabah Sampe Akhir (Perjalananan Bandung- Bali)

 



*Catatan perjalanan setahun lalu setelah bertesis ria. Beberapa detail dalam perjalanan ini tidak diceritakan karena sayang sekali, lupa!

Ignore me! Cukup fokus sama tagline Tabah sampai akhir di pintu masuk Monumen Kapal Selam Surabaya. Jadi ini seperti menandai akhirnya perjuangan tim tesis season 2 TL ITB dan horayy penanda fase liburan telah tiba. Meski sebenarnya adalah masa perjuangan kehidupan ini dimulai.

Ok bersenang dahulu. Untuk mencapai edisi liburan Bali ini juga susah sebenarnya. Wacana forever? Untunglah dapat diskonan besar-besaran tiket kereta  Surabaya- Bali mejelang  peringatan kemerdekaan RI  pada  tanggal 17 Agustus. Bahkan tiket pulang belum dipesan karena gajian part timer belum dapat. Yuk, jadikan saja.

Jai saya & Tiwi menyusul Surya ke Bali. Tiwi dan Surya adalah teman baik senasib sepenanggungan di bawah bimbingan dosen yang sama. Jadi si Surya bersedia menampung saya dan Tiwi bermalam di rumahnya lalu pastinya menjadi guide selama di Baliiii. What a cool friend  he is!

Jadi kita berangkat malam dari Bandung dan sampai di stasiun Gubeng pagi hari, sekitar jam 7 pagi. Bus yang  akan kami tumpangi menuju Bali berangkat sore hari. Jadinya kami berkesempatan jalan-jalan mengitari kota Surabaya. Well, pertama kami menuju Monumen Kapal Selam sambil tentu saja membawa tas ransel  di pundak masing-masing.  Tentu saja, museum masih tutup namun kami dipersilakan untuk menunggu depan gerbang. Pak penjaga berbaik hati, membawakan kursi lalu kami bercerita panjang lebar, mengenai Surabaya yang pagi-pagi sudah panas, Bandung yang dingin juga asal daerah kami masing-masing. Tiwi dari Bangka dan saya sendiri dari Flores.
Blue Lagoon Bali

Sunset di Blue Lagoon
Pantai Melasti

Monumen Kapal Selam

Cool outfit! Sekitaran Stasiun Gubeng

Lupa ini di mana, salah satu tempat makan yang ada tamannya di sekitaran Bedugul
1/2 hari di Surabaya kami habiskan di museum Sampoerna yang gratis masuknya. Oh ya sebelumnya kami menumpang mandi di toilet Monumen Kapal Selam. Sore hari kami menuju pool bus menuju Bali.  Sebelum menyebrang kami makan malam di salah satu rumah makan dan kemudian melanjutkan perjalananan sampai  Bali.


S.Ak

​Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sid...