Sunday, May 29, 2022
Life Phase
Tuesday, December 14, 2021
Little Thinking
I am trying to sleep, close my eyes
Sunday, December 12, 2021
Kenangan Favorit: Waktu & Manfaat Membaca
Saya belum tidur. Sudah pukul 10.23 WITA. Masih ingat dengan janji saya ke diri sendiri, untuk menulis, belajar konsisten,belajar terus.
Saturday, December 11, 2021
121221-Menulis di Akhir Tahun
Saturday, September 25, 2021
Floratama Academy
Ketertarikan terhadap dunia pariwisata dan karena saya juga orangnya suka jalan ke tempat-tempat baru, maka jadilah akun instragram @storiesofnagekeo. Ingin memperkenalkan pariwisata Nagekeo. Bertemu dengan banyak teman-teman yang bergiat di pariwisata, saya pikir boleh ni kita jadi penyambung lidah dalam bentuk sosial media. Semakin lama semakin berkembang dengan banyak pengikut. Yah belum seberapa, cuma memang untuk saat ini lebih banyak tujuannya untuk pengarsipan, jadi pengikut bukan target jadi belum minat bikin iklan berbayar. Mungkin beberapa tahun lagi sejalan akses infrastruktur yang semakin baik ke Nagekeo, tujuan akun sudah beda lagi.
Salah satu institusi pariwisata @boplbf menyelenggarakan kegiatan inkubasi bisnis. Voila, jadilah kita mendaftar, boleh ni belajar lagi. Meskipun jasa yang kita maksudkan belum ada material profitnya yah. Pandemi pula. Target sih beberapa tahun ke depan jika sudah normal, @storiesofnagekeo bisa jualan open trip dan kerja sama dengan umkm dan pokdarwis desa-desa di Nagekeo.
Saya sih asli tidak bisa sendiri dan lolos ya. Submitnya bersama teman-teman saya yang profesional dan gerak cepat selalu. Perkenalkan HG dan LP, salah dua support system yah. Sama-sama tertarik di pariwisata. Jadi langsung connect dan saling paham. HG, editor lalu LP, mahasiswa yang paham bahasa-bahasa komunikasi presentasi sekarang-sekarang ini. Cari grafis- grafis dan menerjemahkan bahasa panjang draft awal. Glad to have them in my life!
Dari 220 pelamar akhirnya kita lolos ke 120 terpilih untuk mendapatkan workshop mengenai BMC dari para praktisi. Luar biasa antusiasme para peserta dalam workshop. Sangat aktif sekali ya terutama yang memang usahanya sudah berjalan dan berbentuk produk. Bahkan waktu untuk diskusi dan pertanyaan kurang. Tugasnya juga lumayan lah ya:)
Di BMC kita buat semenarik mungkin. Tadinya draft awal tuh yang blanko lah ya, standar tua, lalu kemudian dipertajam sama HG, dipercantik juga sama HG & LP. Yeay kemudian finally kita ke 30 besar. Yes!
Apakah kita akan lolos tahap selanjutnya dan boleh ikut workshop offline di Labuan Bajo? I am not really sure we can pass, but we'll try and do our best!
Friday, September 10, 2021
Perubahan di Hidup Adik
Wednesday, September 8, 2021
Good Memories
You miss that "how are you?"/"how was your day"
Now you know that not everyone will ask those questions. When there is no more then you think, it was special, knowing there was someone really want to know every detail of yours.
It is gone know for months. The nice part will show up like it was yesterday. One thing to be sure, nothing is permanent. People change. There is no new notification anymore.
He made jokes so you can giggle and he said he was happy just to hear your laugh. That was sweet and nice. Yes, I should laugh more for myself. Thank you for being part of my life, for the calls and messages, for the encouragement and tolerance of me being silly and absurd.
Go love yourself. Be brave, be proud that you are this far. It was good memories.
Life will move on but at least these memories are forever. I wish you well.
Sunday, August 22, 2021
Yeay,32!
32.
Yeay. Usia yang tidak muda. Sudah dewasa dan harapannya bisa lebih bijak. Tidak ada perayaan berarti. Ucapan selamat dari teman dekat dan teman lama yang senantiasa mengingat sudah cukup. Teman saya sempat bertanya, apa rencana ulang tahunmu. Tidak ada rencana apa-apa. Mungkin tahun-tahun depan ada perayaan. Merayakan sendiri dengan menulis adalah wajib karena tidak setiap hari tanggal 23 Agustus. Kalau dulu, saya dan teman sekolah makan bakso sepulang sekolah sambal menukar kado. Sekarang-sekarang ini, biasa saja sih. Di keluarga juga tidak ada perayaan tapi saling memberi selamat dan kecup di pagi hari. Adik saya mengirim pesan dan teman saya juga.
Tahun ini banyak-banyak bersyukur atas kesehatan, rejeki dan lingkungan pekerjaan yang sehat.
Menikmati setiap event dalam kehidupan dengan lebih menerapkan prinsip stoic. Fokus kerjaan, bayar tagihan bulanan yang semakin menumpuk dan jangan lupa selalu bahagia. Menjadi bahagia ini adalah perspektif sebenarnya. Tiap hari kita bisa berbahagia dengan apa pun yang kita punya. Kuncinya jangan terlalu fokus pada hal-hal yang belum kita punya. Misalkan dalam kasus saya. Di usia 30an, teman saya sudah banyak yang punya anak. Namun saya masih single. Untunglah saya tidak ambil pusing.
Sejak dahulu, saya sadar timeline tiap orang berbeda. Namun kadang rasa sepi atau capek datang tiba-tiba. Pengen ada temancurhat atau teman main la ya. Eits, nah karena sikon ini biasanya di luar kondisi kita, kalau kepikiran yang ada merasa hidup kurang terus. Kalau prinsip stoic bilang harus bisa kontrol apa yang kita bisa kontrol. Nah, pikiran. Alihkan ke pekerjaan, hobi dan hal-hal positif lainnya, atau tidur. Nah saya mencoba sibuk lagi dengan menulis di blog dengan menetapkan target bulanan. Meski untuk dibaca sendiri. Kemudian target bacaan juga bertambah. Pakai Gramedia Digital semakin lancar bacanya. Takut berlebihan saja menunduk. Mungkin harus dikasih jeda tiap beberapa menit. Lalu saya juga belajar Bahasa Spanyol for no reason. Ke Spanyol kayaknya tidak mungkin. I wish. Just for the sake of speaking a new language. It is fun using dualingo apps.
Semoga semakin baik. Semakin bahagia dan dimudahkan selalu urusan-urusannya.
Saturday, August 14, 2021
Gramedia Digital & Review Teman tapi Menikah
Saya baru saja mencoba mendaftar di Gramedia Digital minggu lalu. Saya memikirkan bahwa daftar bacaan saya sudah sangat kurang, terutama untuk buku-buku fiksi dan mempertimbangkan ongkir yang mahal juga budget bulanan yang kian ketat. Akhirnya, saya tertarik mengecek Gramedia digital. Setelah browsing ke beberapa blogger yang menggunakan aplikasi Gramedia, ternyata worth it la untuk dicoba. Asalkan buku yang ingin saya baca punya terbitan Gramedia, maka pastilah akan dapat saya baca. Jika penerbit lain, maka saya harus tetap membeli. Hal tersebut tidak begitu menjadi masalah bagi saya, sehingga saya akhirnya niat untuk berlangganan sebulan ini. Jika kemampuan baca saya juga lumayan maka akan saya teruskan berlangganan.
Kali pertama saya pesan ada diskon, sehingga saya hanya perlu membayar 31.500,00 untuk buku-buku fiksi. Namun sayang, saya salah membayar jumlah tagihan karena saya hanya mengirimkan 31.000. Juga saya mencoba membayar dari BRI, padahal hanya dapat membayar melalui Mandiri atau BNI. Jangan ditiru ya. Alhasil saya kelabakan. Namun Gramedia Digital Instagram menjawab pertanyaan saya dengan cepat. Saya kemudian Kembali mencoba membeli dengan menggunakan akun Mandiri mobile milik teman saya. Yeay, finally!
Ketika selesai pembayaran, otomatis ada keterangan bahwa saya telah berlangganan. Kemudian saya hanya perlu mencari judul buku yang saya inginkan. Pertama kali saya cari adalah buku laut bercerita. Kemudian saya unduh buku ringan Teman tapi Menikah.
TTM ini bacaan lumayan ringan tentang kisah pacaran artis Ayudia BS dengan suaminya. Bagaimana mereka berteman dan kemudian berpacaran. Sangat ringan dan cukup membuat saya jalan-jalan ke masa lampau ke SMA. Ada yang relatable sedikit-sedikit mengenai kisah SMA. Jelas sangat tidak mirip juga sih. Bahasanya yang ringan juga banyak dialog membuat bacaaan ini bisa dibaca sekali duduk. Soalnya penasaran kalau tidak diselesaikan meski akhirnya sudah ketahuan seperti apa. Saya jadi berpikir enak juga ya menikah dengan teman. Tidak ribet mengulang-ulang pedekate dan memikirkan topi apa yang akan dibicarakan. Sudah sama-sama tahu orangnya bagaimana, sukanya apa, kalau marah bagaimana Mengalir begitu saja sudah. Tidak perlu riweh memikirkan percakapan-percakapan awal. Cuma memang wajib berteman sampai selesai SMA juga. Berjauhan tapi tetap berkabar dan ketemuan jadi tidak menjadi asing.
Adakah rekomendasi buku fiksi dari teman-teman?
Friday, July 9, 2021
Selamat Ulang Tahun Bapak!
Tanggal 10 July lalu, bapak ulang tahun. Tidak ada perayaan atau makan enak. Tadinya saya berdua Wig berencana ke kampung, berkunjung dan membawa kue ulang tahun. Namun Wig harus ke kampung lebih awal karena mama sakit di kampung.
Saya menelpon pagi-pagi dan memberi ucapan selamat. Bapak juga hampir lupa kalau ulang tahun. Semoga tahun depan kami merayakan dengan lebih baik. Kami memang tidak punya kebiasaan perayaan. Cuma menu makanan yang dikhususkan, ayam goreng atau bakar.
Bapak yah orangnya begitu. Ceria. Suka bikin ramai, guyon biar tidak terlalu serius. Selalu percayakan apapun pilihan hidup ke anak. Kadang ingin dengar larang ini, larang itu tapi tidak. Asas bebas bertanggung jawab tetap dikasih. Berbicaranya lembut sekali.
Pernah dimarahi? Pernah! Seram sekali orang yang jarang marah kalau sekalinya marah yah lebih menakutkan. Saya senang bapak meskipun besar dalam lingkungan patriarki tetap memberi kesempatan kepada anak perempuan. Pekerjaan apa pun baik di dapur merupakan kerjaan semua anak, baik laki maupun perempuan. Mungkin karena dari dulu jadi anak tinggal, jadinya kebiasaan kerja itu selalu ada. Printilan tetapi membantu sekali. Saya senang fisik bapak masih kuat. Saya pikir ini karena beliau tidak punya ketrampilan bermotor sehingga selalu kuat jalan kaki. Panjang umur Bapaku.
Hari ini Bapak memakamkan salah satu saudarinya, tanta Goo di kampung Daja. Bersyukur, bapak masih diberi kesehatan dan rejeki sehingga bisa menutup peti mati kakaknya. Selamat jalan tanta ine Go'o, anak-anak sudah berkoloni dan membentuk keluarga besar.
Banyak kematian akhir-akhir ini. Berduka cita mendalam untuk kepergian ibu dari adik Novi Azizah dan juga anak Marlin. Turut berduka sedalam-dalamnya untuk keluarga ka Pius Meo di kampung Tonggo.
Saturday, April 3, 2021
Ruba Sulo Jata Bagian 2
Hello blogger,
Saturday, February 6, 2021
Minum Moke
Duduk-duduk minum moke
Lalu ada sakit hati terpendam
Berbicara tak putus-putusnya
Membela diri atas penghakiman yang tidak seharusnya
Reka ulang kisah masa lalu
Berkelompok, berintegritas, kritis, debat sana debat sini,
Andaikan pada porsinya dan tetap teguh pada tujuan awal
Sekelompok anak muda, naif, ah tidak juga, agen perubahan (dua tiga tahun lalu)
Tapi lalu terperangkap lama, sudah terlalu sistemik
Satu lawan seribu
Lalu lupa ayah mencangkul di kebun, belum tentu dapat uang bulanan
Lupa kalau anak satu-satunya, pewaris keluarga, kebanggaan suku
Tidak jadi ada toga, tidak ada perayaan wisuda
Sial memang!
Tak ada habisnya
Kenapa begini, kenapa begitu
Marah, debat berapi-api, kau tau apa! Sa pu hidup!
Beta berkorban demi sekelompok orang, tapi tidak ada yang jaga komitmen.
Komitmen ta’i! Kok mereka langgar janji?
Tidak ada anak muda, mereka pegang janji awal,
janji deng mereka pu bapa mama
sebelum langgar pulau, sebelum baku salam deng nona
Anak, ingat, pulang rumah bawa ijazah!
Dari saya yang terganggu tidurnya, dengar lu pu bacot jam 23.00-01.00.
Regret
I feel sick of things. A sudden remember of old conversations that make me wondering for a long time. Like it finally make sense and oh tha...
-
Sudah lama ingin punya kebiasaan untuk olahraga secara rutin. Entah jalan kaki atau yoga. Setelah teman saya Lidya pergi sekolah ke Austral...
-
Akhirnya sesi felowship EI dimulai dengan retreat di Hanoi Vietnam di minggu ketiga dan keempat April lalu. Tentu saja saya tidak dapat per...
-
Sudah Februari saja. Di Januari sempat punya tekad untuk menulis blog lebih banyak lalu berakhir di jurnaling pribadi lebih banyak. Selamat...











