Tentang Blog

Thursday, January 8, 2026

Panik:rejeki jauh

​Ada yang bilang kalau kita panik rejeki akan menjauh. Beberapa waktu ini lagi mencoba untuk tidak panik, mencoba tenang dan berpasrah pada segala usaha dan daya. 

Kalau tenang, rejeki mendekat katanya. Dalam posisi survival memang sulit untuk bertahan tenang dan mantap. Kadang-kadang mode panik lalu sambil terus coba ingat, ketenangan itu kunci. 

Belum mood hormonal, pagi-pagi bersemangat menaklukkan dunia, tetiba sorenya ingin menangis tanpa sebab. Serandom itu hidupnya. 

Namun ada hal-hal baik yang bikin mood membaik. Ada saja yang bikin lucu, postingan penuh humor. Tuhan berkati selalu karena suka bikin orang santai dan tertawa.

Bagaimana ini? bagaimana itu? Rasanya kepala penuh. Sering-sering berpikir hal-hal baik dan berpasrah diri. Semoga segera membaik. 

Monday, January 5, 2026

Wisata Labuan Bajo safety?

​Menuliskan ini sebenarnya bikin sedih sekali. Bagaimana tidak? Ada sekeluarga dari Spanyol datang ke Labuan Bajo untuk liburan dengan ke  empat anaknya, lalu sekarang yang harus pulang ke negaranya cuma ibu dan anaknya satu. Duh, mau baca itu beritanya rasa sedih sekali. Jadi mereka tenggelam bersama kapal pinisi. 

Sakit sekali pasti jadi ibu dan anak perempuan kecil yang hidup. Kehilangan Bapak dan kakak-kakak. Ya Tuhan, gimana ya hidupnya nanti. Saya tidak bisa bayangkan dalam posisi itu. 

Memang memalukan kalau Labuan Bajo digadang-gadang wisata premium tapi fasilitas seperti itu. Mengkhawatirkan sekali memang ada banyak perahu motor kecil yang beroperasi secara tradisional. Yang biasa la, standar Indonesia, selalu bilang aman padahal safety minim. Saya tuh kalau ke pulau-pulau suka panikan dan tidak enjoy. Hanya karena pas naik kapal perahu itu. Waktu ke Gili & Bunaken bareng teman-teman Inspirasi saja selalu deg deg an tapi pasti pakai pelampung. 

Ini semoga jadi pelajaran paling mahal. Jangan pernah lengah, jangan pernah anggap sepele safety pelanggan. Pelanggan itu taunya beres dan enjoy perjalanan, apalagi dari jauh. Duh, traumanya yang hidup kayak apa ya. Semoga pemerintah segera tindak lanjuti dan serius cek ricek safety pelanggan apalagi di musim ramai dan juga di bulan-bulan ombak besar. 

Turut berduka sedalam dalamnya untuk korban kapal pinisi di Komodo. Semoga semua jenazah segera ditemukan. 

Sunday, January 4, 2026

Maduro

​Kemarin ada berita soal penangkapan presiden Venezuela terkait kasus bat-obatan gitu ya. Selama ini memang tidak mengikuti sih ya perpolitikan di negara itu bagaimana. Pertama kali tentu saja kaget, eh kok bisa ya satu negara tangkap negara lain gitu. Emang boleh? Gimana hukumnya? Kek ngeri-ngeri gitu, makin penuh kuasa dan semacam negara lain tidak ada harganya. 

Eh tapi tapi ada banyak tapinya sebelum lanjut. Nyatanya penangkapan ini sudah dinantikan sebagian besar warga VN. Bukan penangkapan yang dinanti ya, pokoknya apa saja yang bisa bikin si Nikolas Maduro ini tidak berkuasa lagi di VN karena sudah hampir 30 tahun memimpin dengan diktator. Bahkan dia bukan presiden pemenang pemilu gitu ya, tapi klaim memerintah dan membungkam warga sipil serta banyak sekali kasus-kasus pelanggaran di negara VN itu. 

Jadi senang sekali lihat banyak warga VN bersukacita merayakan kejatuhan Maduro. Yah walaupun dengar pidato si Om itu kek merasa mau mimpinya VN banget gayanya. Tentu saja pasti ada win win nya yah namanya juga politik. Minggu-minggu ke depan ini akan sangat menarik membaca perkembangan yang terjadi di sana dan melihat pergerakan Maria Corina Machado. 

Well, I am happy for you guys:) 

Saturday, January 3, 2026

Tiba-tiba Dermatitis Perioral & Orbital

​Seminggu sebelum Natal, saya tetiba terkena dermatitis di sekitar mulut dan mata. Hari pertama wajah dan mata saya terasa panas dan gatal lalu timbul bintik-bintik putih di sekitar mulut dan kelopak mata. 

Saya mencari tahu di internet dan halo doc, ada kemungkinan terkena dermatitis karena saya merasakan perbedaan dengan jerawat biasanya. Keesokan harinya ternyata saya mengalami pembengkakan di area mata karena ada bintik-bintik tersebut. Kelopak mata membengkak dan bikin sipit mata. Bintik-bintik di pelipis mata itu pecah tetapi belum sempurna, hingga saya biarkan saja. 

Saya ke dokter untuk minta obat dan diskusi penyebab. Kata dokternya mungkin alergi dan penggunaan kosmetik yang salah dan tidak cocok dengan kulit. Saya disarankan untuk memperhatikan diet. Saya sebenarnya tidak punya riwayat alergi dan di minggu itu tidak sedang makan makanan tertentu. Untuk penggunaan kosmetik, saya termasuk jarang karena lebih ke pembersih dan pelembap dan sun screen. 

Saya berusaha terus mengingat apakah pernah mengalami kejadian serupa tapi itu baru saya sadar di hari ketiga. Pada saat itu kulit saya menjadi kering dan mengelupas pada bagian yang timbul kumpulan bintik. Beberapa waktu lalu saya juga sempat mengalami pengelupasan di tangan dan di wajah yang tidak saya sadari. Untuk area mata yang baru pertama kali. 

Saya pikir saya akan mengalami hal yang sama kembali di suatu masa di masa depan tetapi lebih siap dan tenang. Minum antibiotik, hindari penggunaan bedak tapi lebih ke pelembab. 

Nah hari ini saya membaca di thread dan banyak sekali yang share soal mereka tetiba terkena dermatitis juga. Banyak yang kebingungan karena tidak punya riwayat alergi atau penggunaan skincare yang keras. Ternyata salah satu pemicunya adalah stress dan hormon. Saya jadi tidak bingung lagi mencari tahu penyebab dermatitis yang tiba-tiba itu. 

Semoga selalu sehat ya kita semua, jauh-jauh dari stress dan semakin bersinar. 


Friday, January 2, 2026

Cinta Ayah Ibu

Baiklah kita mulai kembali tantangan 30 hari bercerita di satu bulan pertama tahun yang baru. 


Kali ini cerita apa ya. Mungkin kejadian yang baru saja terjadi. Jadi ternyata baik adanya suami pasti membela istrinya daripada anaknya. Saya sedikit curhat ke Bapak soal salah satu kebiasaan mama saya. Alih-alih didengar, bapa tua langsung bela mama😅It’s kinda sad for me but sweet knowing the love of my father to my mother. 


Saya juga sempat menonton salah satu video influencer. Anaknya (6th) mencubit ibunya atau pukul-pukul kecil ibunya sambil marah-marah, lalu bapaknya mendisiplinkan anaknya. Bapaknya bilang, selama aku hidup aku akan terus melindungi istriku. Kalau kamu cari masalah dengan ibu, kamu cari masalah denganku. Kira-kira begitu. 


Di usia dewasa tua,  beberapa hubungan ayah dengan anak perempuan sudah semakin berkurang. Apalagi kalau tinggalnya jauh. Tidak lagi seperti ketika usia anak atau remaja yang mana kemauan anak diikuti. Teringat dulu-dulu Bapak selalu menuruti keinginan. Namun sampai sekarang masih tetap, dipanggil makan, diomelin kalau makannya terlambat, dibawakan buah sampai ke kamar, selalu simpan mangga untuk anaknya.  


Hubungan suami istri itu komitmen seumur hidup ya. Saling jaga, saling bela. Semoga banyak para suami yang melindungi dan menjaga istrinya juga anaknya. 

Panik:rejeki jauh

​Ada yang bilang kalau kita panik rejeki akan menjauh. Beberapa waktu ini lagi mencoba untuk tidak panik, mencoba tenang dan berpasrah pada ...