Hari ini saya menulis agak terlambat. Saya menargetkan untuk menulis di pagi hari tepat ketika biasanya saya scrolling Instagram atau membaca thread. Saya memutuskan untuk menulis selama 30 hari.
Hari ini saya menulis di ketinggian sekitar ribuan kaki di pesawat Garuda menuju Surabaya. Pagi tadi saya sibuk packing dan mengerjakan pekerjaan yang harus dikumpulkan ke koordinator kami. Sekitar 10 hari kami akan bergiat di Surabaya bersama seluruh organisasi yang bekerja di bidang malaria di Indonesia Timur khususnya Papua.
Kemarin saya berkesempatan menghadiri rapat di kantor Kemenkes. Biasanya yang rapat selalu online, ada juga kesempatan untuk ikut menggantikan kolega yang tidak bisa hadir. Ganti suasana melihat-lihat bagaimana kantor pemerintahan bekerja. Suasananya ramai dan packed. Sebagai yang terbiasa remote working, dengan orang yang tidak terlalu banyak dan kantor seadanya, cukup bikin pusing. Lain hal jika rapatnya di kantoran pemerintahan umumnya seperti balai-balai kesehatan di Salemba.
Saya jadi punya pengalaman masuk di kantor pemerintahan nasional di Kuningan. Yah tidak semua punya akses ke sana. Syukurlah punya pengalaman sekali ini jadi bisa tergambar suasananya seperti apa. Rapat presentasi proposal kali ini ada dua lembaga yakni lembaga tempat saya bekerja dan lembaga pemerintahan. Masing-masing mempresentasikan dengan lancar dan menjawab dengan baik pertanyaan- pertanyaan dari pihak lembaga funding. Puji Tuhan. Senang sekali dapat melihat langsung.
Puji Tuhan, kami sudah landing di Surabaya dan berada di Hotel Santika Gubeng. Puji syukur Tuhan karena berkatMu kami diberi kesempatan untuk bekerja sama dengan banyak orang baik. Semoga acara kami lancar besok dan seterusnya.
Hari ini semoga Tuhan yang baik memberi berkat pada orang-orang yang membutuhkan bantuan dan pekerjaan. Tuhan memberi jalan melalui tangan- tangan yang baik dan luar biasa. Jangan pernah ragukan keputusan-keputusan Tuhan.
No comments:
Post a Comment