Tentang Blog

Tuesday, February 10, 2026

2026- Jakarta, please be kind!

Sudah Februari saja. Di Januari sempat punya tekad untuk menulis blog lebih banyak lalu berakhir di jurnaling pribadi lebih banyak. 

Selamat pagi dunia...
Hampir tiga minggu punya hidup baru di Jakarta. Ada banyak hal-hal baik yang patut disyukuri. 
Dapat kosan dekat dari kantor, bisa jalan kaki. Lalu gongnya lagi ternyata depan kosan itu, paginya pasar. Sampai kira-kira jam 12.00. Pasar rakyat jual sayuran, buah, lauk lengkap. Jadi benar-benar bersyukur. Saya orangnya suka lihat pemandangan pasar yang penuh sayuran dan buah. Juga senang mendukung belanja-belanja begitu. 

Saya bersyukur sekali bisa bertemu dengan teman-teman lama, teman- teman kuliah. Ada yang memang orang Jakarta dan ada anak daerah pula. Jadi ketika pindah ke kota ini lagi setelah 11 tahun, saya merasa familiar saja dengan jalanannya, dengan Jakarta dan kesibukannya. 

Untunglah lokasi kerja saat ini di Jakarta Pusat. Atas saran teman, saya mencari kosan di mamikos. Untunglah ya walau sebelumnya belum pernah. Soalnya tidak enak kalau harus minta teman cek kosan. Prinsip hidup sebisa mungkin jangan sampai merepotkan orang lain. Kalau bisa sendiri kita lakukan sendiri. Kalau tidak bisa dan butuh bantuan baru deh, minta bantuan. 

Bagaimana caranya harus dapat yang ada dapurnya dan ada kulkas bersama. Juga dapat jalan kaki dari kosan. Semalaman cari dan yes dapat. Konsultasi sama bapak dan cek alur jalan ke kantornya lumayan dekat. Jadi Senin saya masuk kerja, Sabtu baru berangkat dari Mbay. Jadi tidak sempat cari-cari kosan. Saya menghubungi adik sepupu saya yang kebetulan merantau di Jakarta, menginap di kosannya semalam dan besokannya langsung ke kosan. Sampai hari ini belum jalan ke mana-mana lagi selain kantor. Pengen main ke Depok juga ke rumah sepupu di Bojong tapi belum sempat saja. Masih hujan dan banjir jadi bawaannya yah begitu di rumah saja. 

Kedatangan pertama kesannya oh ini sempit ya. Mau cari yang lebih luas lagi. Namun dicek ternyata tidak ada kulkas dan dapur bersama. Jadi ya sudah sepertinya pilihan kosan pertama ini sudah baik adanya. Puji Tuhan:)

Setelah lama kerja dengan sistem full wfh dan hybrd dari rumah sendiri, saya butuh banyak penyesuaian. Satu hal yang pasti adalah menemukan fungsi magic com yang bisa masak lebih dari sana. Dulu saya tidak biasa, taunya cuma magic com cuma bisa masak nasi saja. Ternyata bisa apa saja. Rajin-rajin eksperimen saja. 


Thursday, January 8, 2026

Panik:rejeki jauh

​Ada yang bilang kalau kita panik rejeki akan menjauh. Beberapa waktu ini lagi mencoba untuk tidak panik, mencoba tenang dan berpasrah pada segala usaha dan daya. 

Kalau tenang, rejeki mendekat katanya. Dalam posisi survival memang sulit untuk bertahan tenang dan mantap. Kadang-kadang mode panik lalu sambil terus coba ingat, ketenangan itu kunci. 

Belum mood hormonal, pagi-pagi bersemangat menaklukkan dunia, tetiba sorenya ingin menangis tanpa sebab. Serandom itu hidupnya. 

Namun ada hal-hal baik yang bikin mood membaik. Ada saja yang bikin lucu, postingan penuh humor. Tuhan berkati selalu karena suka bikin orang santai dan tertawa.

Bagaimana ini? bagaimana itu? Rasanya kepala penuh. Sering-sering berpikir hal-hal baik dan berpasrah diri. Semoga segera membaik. 

Monday, January 5, 2026

Wisata Labuan Bajo safety?

​Menuliskan ini sebenarnya bikin sedih sekali. Bagaimana tidak? Ada sekeluarga dari Spanyol datang ke Labuan Bajo untuk liburan dengan ke  empat anaknya, lalu sekarang yang harus pulang ke negaranya cuma ibu dan anaknya satu. Duh, mau baca itu beritanya rasa sedih sekali. Jadi mereka tenggelam bersama kapal pinisi. 

Sakit sekali pasti jadi ibu dan anak perempuan kecil yang hidup. Kehilangan Bapak dan kakak-kakak. Ya Tuhan, gimana ya hidupnya nanti. Saya tidak bisa bayangkan dalam posisi itu. 

Memang memalukan kalau Labuan Bajo digadang-gadang wisata premium tapi fasilitas seperti itu. Mengkhawatirkan sekali memang ada banyak perahu motor kecil yang beroperasi secara tradisional. Yang biasa la, standar Indonesia, selalu bilang aman padahal safety minim. Saya tuh kalau ke pulau-pulau suka panikan dan tidak enjoy. Hanya karena pas naik kapal perahu itu. Waktu ke Gili & Bunaken bareng teman-teman Inspirasi saja selalu deg deg an tapi pasti pakai pelampung. 

Ini semoga jadi pelajaran paling mahal. Jangan pernah lengah, jangan pernah anggap sepele safety pelanggan. Pelanggan itu taunya beres dan enjoy perjalanan, apalagi dari jauh. Duh, traumanya yang hidup kayak apa ya. Semoga pemerintah segera tindak lanjuti dan serius cek ricek safety pelanggan apalagi di musim ramai dan juga di bulan-bulan ombak besar. 

Turut berduka sedalam dalamnya untuk korban kapal pinisi di Komodo. Semoga semua jenazah segera ditemukan. 

Sunday, January 4, 2026

Maduro

​Kemarin ada berita soal penangkapan presiden Venezuela terkait kasus bat-obatan gitu ya. Selama ini memang tidak mengikuti sih ya perpolitikan di negara itu bagaimana. Pertama kali tentu saja kaget, eh kok bisa ya satu negara tangkap negara lain gitu. Emang boleh? Gimana hukumnya? Kek ngeri-ngeri gitu, makin penuh kuasa dan semacam negara lain tidak ada harganya. 

Eh tapi tapi ada banyak tapinya sebelum lanjut. Nyatanya penangkapan ini sudah dinantikan sebagian besar warga VN. Bukan penangkapan yang dinanti ya, pokoknya apa saja yang bisa bikin si Nikolas Maduro ini tidak berkuasa lagi di VN karena sudah hampir 30 tahun memimpin dengan diktator. Bahkan dia bukan presiden pemenang pemilu gitu ya, tapi klaim memerintah dan membungkam warga sipil serta banyak sekali kasus-kasus pelanggaran di negara VN itu. 

Jadi senang sekali lihat banyak warga VN bersukacita merayakan kejatuhan Maduro. Yah walaupun dengar pidato si Om itu kek merasa mau mimpinya VN banget gayanya. Tentu saja pasti ada win win nya yah namanya juga politik. Minggu-minggu ke depan ini akan sangat menarik membaca perkembangan yang terjadi di sana dan melihat pergerakan Maria Corina Machado. 

Well, I am happy for you guys:) 

Saturday, January 3, 2026

Tiba-tiba Dermatitis Perioral & Orbital

​Seminggu sebelum Natal, saya tetiba terkena dermatitis di sekitar mulut dan mata. Hari pertama wajah dan mata saya terasa panas dan gatal lalu timbul bintik-bintik putih di sekitar mulut dan kelopak mata. 

Saya mencari tahu di internet dan halo doc, ada kemungkinan terkena dermatitis karena saya merasakan perbedaan dengan jerawat biasanya. Keesokan harinya ternyata saya mengalami pembengkakan di area mata karena ada bintik-bintik tersebut. Kelopak mata membengkak dan bikin sipit mata. Bintik-bintik di pelipis mata itu pecah tetapi belum sempurna, hingga saya biarkan saja. 

Saya ke dokter untuk minta obat dan diskusi penyebab. Kata dokternya mungkin alergi dan penggunaan kosmetik yang salah dan tidak cocok dengan kulit. Saya disarankan untuk memperhatikan diet. Saya sebenarnya tidak punya riwayat alergi dan di minggu itu tidak sedang makan makanan tertentu. Untuk penggunaan kosmetik, saya termasuk jarang karena lebih ke pembersih dan pelembap dan sun screen. 

Saya berusaha terus mengingat apakah pernah mengalami kejadian serupa tapi itu baru saya sadar di hari ketiga. Pada saat itu kulit saya menjadi kering dan mengelupas pada bagian yang timbul kumpulan bintik. Beberapa waktu lalu saya juga sempat mengalami pengelupasan di tangan dan di wajah yang tidak saya sadari. Untuk area mata yang baru pertama kali. 

Saya pikir saya akan mengalami hal yang sama kembali di suatu masa di masa depan tetapi lebih siap dan tenang. Minum antibiotik, hindari penggunaan bedak tapi lebih ke pelembab. 

Nah hari ini saya membaca di thread dan banyak sekali yang share soal mereka tetiba terkena dermatitis juga. Banyak yang kebingungan karena tidak punya riwayat alergi atau penggunaan skincare yang keras. Ternyata salah satu pemicunya adalah stress dan hormon. Saya jadi tidak bingung lagi mencari tahu penyebab dermatitis yang tiba-tiba itu. 

Semoga selalu sehat ya kita semua, jauh-jauh dari stress dan semakin bersinar. 


Friday, January 2, 2026

Cinta Ayah Ibu

Baiklah kita mulai kembali tantangan 30 hari bercerita di satu bulan pertama tahun yang baru. 


Kali ini cerita apa ya. Mungkin kejadian yang baru saja terjadi. Jadi ternyata baik adanya suami pasti membela istrinya daripada anaknya. Saya sedikit curhat ke Bapak soal salah satu kebiasaan mama saya. Alih-alih didengar, bapa tua langsung bela mama😅It’s kinda sad for me but sweet knowing the love of my father to my mother. 


Saya juga sempat menonton salah satu video influencer. Anaknya (6th) mencubit ibunya atau pukul-pukul kecil ibunya sambil marah-marah, lalu bapaknya mendisiplinkan anaknya. Bapaknya bilang, selama aku hidup aku akan terus melindungi istriku. Kalau kamu cari masalah dengan ibu, kamu cari masalah denganku. Kira-kira begitu. 


Di usia dewasa tua,  beberapa hubungan ayah dengan anak perempuan sudah semakin berkurang. Apalagi kalau tinggalnya jauh. Tidak lagi seperti ketika usia anak atau remaja yang mana kemauan anak diikuti. Teringat dulu-dulu Bapak selalu menuruti keinginan. Namun sampai sekarang masih tetap, dipanggil makan, diomelin kalau makannya terlambat, dibawakan buah sampai ke kamar, selalu simpan mangga untuk anaknya.  


Hubungan suami istri itu komitmen seumur hidup ya. Saling jaga, saling bela. Semoga banyak para suami yang melindungi dan menjaga istrinya juga anaknya. 

Wednesday, September 4, 2024

Membahagiakan Anak-anak

Dalam dua bulan ini karena lagi musim tahun ajaran baru, saya  menyisihkan rejeki untuk belanja-belanja pernak pernik lucu, semacam buku diary atau notes atau kotak pensil, pensil warna, dan juga mainan untuk ponakan umur 2 tahun. 

Rasanya senang. Memuaskan hasrat masa kecil, jarang-jarang beli barang-barang lucu dan diinginkan waktu kecil. Jadi pas beli barang, untuk mainan umur dua tahun malah yang dibeli tuh dengan kemauan diri sendiri. Banyak pilihan jadi sibuk cari-cari. 
Saya kepengen beli mainan masak-masakan. Ah pas, masih ada satu ponakan saya yang belum saya berikan hadiah.

Sebenarnya rasanya senang bisa bikin anak-anak senang. Bahagia mereka tertular ke kita. Berkali-kali saya tanya, Yuni senang? Tasya senang? Atau Seril senang? 
Saya sadar mereka juga harus banyak ada kenangan dengan orang terdekat selain orang tua. Saya dulu senang jika diperhatikan oleh orang-orang lain selain orang tua. Syukurlah saya bisa bikin hati mereka senang dan punya kenangan masa kecil yang baik dan menyenangkan. 

Semoga mereka juga mendoakan saya dalam hati,  selalu ada rejeki dan sehat selalu. 


S.Ak

​Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sid...