Sunday, May 29, 2022
Life Phase
Monday, May 16, 2022
Complicated
Having a trust issue is really a problem. You can sense a little bit off of people. From a fake smile, lie or when someone is not that genuine.
Should I go into the root of it? But be kind to yourself. Every feeling is valid and don't be too hard on yourself. You can't control people and their reaction. Be stoic!
Saturday, May 14, 2022
Perjalanan ke Hue-Vietnam 2022
Akhirnya sesi felowship EI dimulai dengan retreat di Hanoi Vietnam di minggu ketiga dan keempat April lalu. Tentu saja saya tidak dapat pergi-pergi jalan kalau tidak gratis. Tidak punya uang dan tabungan terpakai untuk yang lain. Jadi perjalanan ini semua disponsori oleh EI. Naik maskapai yang terbaik pulaðŸ˜. Dulu biasanya pakai promo airasia dan jetstar. Jadi untuk pertama kali saya naik Singapore Airlines. Yah, once in a life time biasanya.
Uniknya dan patur dicontoh adalah sendok dan garpu sekali pakai yang disiapkan oleh maskapai terbuat dari kayu. Juga cara penyampaian video keselamatan penerbangan yang menarik. Tidak seperti penerbangan lokal umumnya, video keselamatan penerbangan dibuat menarik dengan menampilkan tujuan wisata di Singapura.
Saya berangkat dari Ende kemudian menginap di hotel area bandara dan berangkat pagi-pagi jam 3 ke bandara. Saya bertemu offline akhirnya dengan B dan E sesama fellow dari Indonesia. B tinggal di Jakarta dan E dari Surabaya. Sedangkan teman kami satunya, P, berangkat dari Amsterdam.
Beberapa hal yang perlu disiapkan selama perjalanan di masa covid ini adalah:
1. Pastikan sudah vaksin lengkap. Jika belum lengkap maka perlu rapid tes di bandara. Saya harus rapid antigen di Ende sebelum check in keberangkatan.
2. Mengisi form kesehatan negara Vietnam dengan informasi vaksin, jenis vaksin, itinerary selama di Vietnam. Baiknya mengisi ketika masih di rumah, karena ada dokumen pdf yang perlu diupload seperti sertifikat vaksin, bukti rapid antigen/PCR juga asuransi perjalanan. Petugas check in akan scan kode sehingga terupdate dalam data base maskapai. Ketika tiba di Vietnam kita juga diminta menunjukan bar code.
3. Di imigrasi pastikan sudah menyiapkan jawaban untuk tujuan ke negara tersebut, juga durasi dan penyelenggara acara. Jadi ketika ditanya bisa menjawab dengan lancar dan cepat. Bisa juga menyiapkan dokumen seperti surat undangan jika petugas bertanya lebih lanjut.
Saking sudah lama tidak melakukan perjalanan, saya lupa kalau tidak perlu bawa banyak cairan karena harus dikeluarkan. Sehari sebelumnya saya singgah indomaret dan membeli aqua, buavita. Jadi semuanya diambil. Untung waktunya masih bisa, saya minum jus jambu dulu. Kami transit selama dua jam di Singapura. Senang sekali tentu saja berada di bandara Changi.
Namun tidak bisa jalan-jalan karena sudah harus mengantri untuk perjalanan ke Ho Chi Minh.
Tiba di bandara Tan So Nath HCM kami harus ke penerbangan domestik untuk penerbangan lanjutan selama dua jam ke Hue. Di imigrasi saya tidak kesulitan karena saya hanya perlu menunjukan barcode informasi kesehatan dan juga passpor. Ada pertanyaan akan ke mana dan berapa lama.Kami check in di bandara untuk penerbangan lanjutan ke Hue dengan pesawat Vietnam air. Kami masih punya banyak waktu lalu menyempatkan diri untuk coba minuman ringan di bandara.
Saturday, April 9, 2022
Silence
I pray that wherever you are, you are the happiest. I pray for all your dreams and plans. I pray for myself to be happy too.
For both of us. For the spoken and unspoken wishes. For the things that we are afraid of to act in certain ways. I have no regret. I hope you too.
We will one day fulfil the wishes. Act with no worries and being a free birds.
Kapai.
Saturday, April 2, 2022
Bidara X Indonesia Mengajar
Teman-teman alumni Indonesia Mengajar sore hari ini mengadakan kegiatan talk show mengenai program Indonesia Mengajar di Nagekeo. Kegiatan dihadiri oleh teman-teman muda mahasiswa Politeknik Ujung Pandang cabang Nagekeo bertempat di Nea House Coffee.
MI mengundang teman-teman dari komunitas bidara untuk juga hadir dalam acara tersebut. Sebelumnya saya bertemu MI dan temannya CB minggu sebelumnya di kedai Nea Mbay. Kami terkoneksi oleh Putra, sukarelawan di WISE yang mencoba mempertemukan kami. Satu bulan berlalu akhirnya bertemu MI di Mbay. Saya, A,TS memperkenalkan kegiatan komunitas bidara juga sambil bertukar cerita mengenai keberadaan teman-teman kami ini di Mbay. MI dari Bau bau dan CB dari Riau bekerja di Yayasan Taman Baca Pelangi. Mereka sudah di Nagekeo selama dua bulan. Dari pertemua tersebut kemudian mereka memberitahu bahwa mereka merupakan alumni program Indonesia Mengajar. Nah biasanya program ini didominasi oleh pengajar dari barat dan kurang teman-teman muda dari timur. Untuk itu salah satu solusinya adalah menyebarluaskan program tersebut di wilayah Indonesia timur.
Seminggu selanjutnya tepatnya di hari ini, kami pun mendapat undangan takshow yang diikuti oleh mahasiswa politeknik Ujung Pandang yang ada di Nagekeo. Antusias mereka sangat tinggi karena banyak yang hadir dalam kesempatan tersebut. Pada talkshow tersebut hadir tiga teman MI, ada D, W dan U. Mereka merupakan pengajar muda dari Gresik, Jambi dan Mataram. Masing-masing berbagi mengenai pengalaman mereka selama bertugas sebagai pengajar muda di daerah penugasan. Mulai dari kegiatan persiapan di mana ada pembekalan yang dilakukan untuk seluruh peserta. Pada proses pembekalan ada banyak pelajaran yang didapat terutama ketrampilan mengajar dan survival. Jadi jangan khawatir kalau tidak punya latar belakang pendidikan.
Teman-teman pengajar muda juga berbagi pengalaman mengenai kehidupan selama di daerah penugasan. Bagaimana beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru, kebiasaan-kebiasaan yang mungkin aneh atau hal-hal tak terduga, infrastruktur trasport dan jaringan internet yang tidak mendukung. Lalu makanan yang itu-itu saja dan hal-hal unik lainnya misalkan kendala bahasa.
Secara pribadi saya sangat senang sekali karena kami dari komunitas sekaligus bisa memperkenalkan komunitas kami dan mengajak teman-teman muda bergabung sehingga ke depannya bisa lebih banyak kegiatan serupa di Mbay. Lebih banyak komunitas yang hidup dan berkembang di Mbay untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman serta hal-hal bermanfaat lainnya.
Monday, March 28, 2022
One way to express your feeling
The worst part is that you were not able to be angry at a person because you have no right. Who are you? The pain is real. You can't be mad but it has to be released so that you feel better. You know that is not anyone fault but your expectation so you were mad at yourself. However, you know that is unfair to blame just yourself, but again you couldn't angry to anyone. Besides you have learnt that stoic attitude, nothing matters till you react to it.
Thinking about it, you start questioning and feeling bad and you have to release that kind of feeling. If no, it would be bad for your health and vibration. You would like to sleep with calmness and high vibration because you deserve it the most. You deserve it. You have to find way to release it. Writing is one but you feel like to punch someone but its impossible.
Finally, listening to rock music is one of good way. I just start listening to it, hoping my anger will be expressed well. I love myself and hoping that I can stay as stoic as possible for every problem appearing in my life. Knowing that music can help one express feeling but to feel it to release an emotion is different thing. After listening for a while, I think I feel better and even want to cry myself. At least, I am feeling good.
Monday, March 21, 2022
Sleepless Nights
Sleepless nights recently but all good. However, would like to take this very minutes writing what I have been thinking so far.
S.Ak
Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sid...
-
Sudah lama ingin punya kebiasaan untuk olahraga secara rutin. Entah jalan kaki atau yoga. Setelah teman saya Lidya pergi sekolah ke Austral...
-
Akhirnya sesi felowship EI dimulai dengan retreat di Hanoi Vietnam di minggu ketiga dan keempat April lalu. Tentu saja saya tidak dapat per...
-
Sudah Februari saja. Di Januari sempat punya tekad untuk menulis blog lebih banyak lalu berakhir di jurnaling pribadi lebih banyak. Selamat...






