Maret telah tiba. Rasanya baru kemarin merayakan Natal dan sekarang sudah mau Paskah. Time pass by fast without concern. How lucky!
![]() |
| Mendampingi host India ketika berkunjung ke Yogyakarta |
![]() |
| Berpose selesai salah satu acara WISE di Kamboja |
Maret telah tiba. Rasanya baru kemarin merayakan Natal dan sekarang sudah mau Paskah. Time pass by fast without concern. How lucky!
![]() |
| Mendampingi host India ketika berkunjung ke Yogyakarta |
![]() |
| Berpose selesai salah satu acara WISE di Kamboja |
Hola bloggers, semoga selalu sehat, baik dan bijaksana. Nah postingan kali ini adalah salah satu bentuk ungkapan syukur dan komitmen untuk memperbaiki diri. Jadi kalau agak membosankan, mohon dimaklumi cuma buat sharing-sharing saling menguatkan.
Saya selalu percaya bahwa Tuhan selalu menyertai saya sejak saya dilahirkan hingga kini, di usia yang akan menginjak kepala tiga.
Sepanjang jalan bersamaNYa pun tidak selalu mulus. Hubungan yang akrab dalam kurun waktu tertentu kemudian bisa saja seperti tak saling mengenal di waktu - waktu lainnya. Seakan lupa kalau bersahabat dan mengenal dekat, lalu jatuh dalam lika liku dunia dan kemudian kembali menanyakan di manakah gerangan Tuhan. Setiap punya masalah kemudian barulah Tuhan dikejar. Senangnya adakah Tuhan selalu di sana. Sejak awalnya, memberi hidup, memberi sehat, memberi makan, memberi kasih tak berkesudahan. Merasa setiap moment adalah sepantasnya adalah salah satu contoh dari kurang bersyukur.
Khotbah Minggu kemarin yang saya dengar, kembali terngiang. Makan dan kunyalah firman Tuhan untuk menghadapi hidup dan untuk memperoleh setiap jawaban atas pertanyaaan yang muncul.
Saya mengamati diam-diam ayah saya. Kebiasaannya tiap hari adalah membaca firman, diulang-ulang kemudian direnungkan. Beliau selalu berbagi bahwa kekuatan hidupnya dari firman Allah dalam Alkitab itu. Dan saya pun mengiyakan pengalaman hidup si Bapak, dari manalah kekuatannya yang besar, semangatnya yang menyala dan keriangannya yang selalu memberi kami ketenangan dan penghiburan. Hanya dari Allah saja.
Di sore ini, saya pribadi menyerahkan diri sepenuhnya akan kekuasaan Tuhan dalam kehidupan saya. Biarlah hanya Tuhan yang menjadi tempat saya mengadu dan bercerita dan jika saya mencari, saya akan menemukan petunjuk di dalam kehidupan saya. Biar Allah menuntun saya menuju tujuan karya penciptaan-Nya. Ya!Allah yang baik menciptakan saya atas satu tujuan. Biar hidup saya Tuhan pakai, rejeki saya Tuhan atur, pekerjaan saya Tuhan berkati,keluarga saya Tuhan lindungi.
Terima kasih Tuhan, untuk anugrah hidup menjelang tiga puluh. Meskipun saya banyak kurangnya namun Engkau angkat, lindungi dan jaga selalu.
Salam baik.
Hola readers,
Kali ini saya mau bagi pengalaman soal handphone saya yang rusak. LCD tiba-tiba menjadi gelap ketika sedang digunakan, kemudian aktif kembali setelah di tap beberapa kali (sambil emosi). Selama layarnya "gelap" LCD tersebut masih aktif untuk menjalankan instruksi dari sentuhan tak sengaja jari kita. Bisa barabe kalau tetiba mengirim apa ke siapa, cuma akibat salah pencet. Sayang.
Panik sudah tentu. Saya mengandalkan hp untuk mengecek email kerjaan dan cari informasi serta sedang apply kerjaan baru. Jadi hp mau tidak mau harus selalu aktif. Pokoknya gawai yang satu ini tidak boleh sampai rusak.
Nah setelah browsing sana sini, saya menemukan beberapa alasan mengapa layar LCD bisa kadang gelap ketika pakai. 1. Jatuh terkena benda keras.
2. Memory hp full akibat kebanyakan data.
Maka saya langsung teringat karena malamnya baru saja mengunduh aplikasi. Walau sebenarnya besar file unduhan tidak besar, tapi tetap saja mengakibatkan LCD hp kita nge-blank. Lalu saya hapus hapus aplikasi dan juga file file yang sudah lama. Efeknya durasi "gelap"menjadi lebih sedikit dan lebih lama aktif. Namun masih saja.
Saya kemudian memutuskan untuk mereset hp saya ke mode sama seperti pada waktu membeli. Tentu saja, setelah membackup semua data dan memindahkan file foto ke komputer.
Nah ternyata mengembalikan ke mode semula, membuat hp kembali seperti sedia kala. Untunglah, usaha ini berpengaruh baik. LCD tidak lagi gelap.
Sedihnya saya harus mengunduh aplikasi penting seperti WhatsApp, Slack, dan Twitter lagi yang artinya boros data. Jadi aplikasi lainnya tidak lagi saya instal. Namun, saya memang ingin hiatus dulu yang lain.
Jadi jangan buru-buru panik dan ke service center (itu pun kalau ada). Buka-buka informasi dulu, tanya om Google.
Semoga bermanfaat!
Note: Currently I am using Redmi Note 4.
![]() |
| Blue Lagoon Bali |
![]() |
| Sunset di Blue Lagoon |
![]() |
| Pantai Melasti |
![]() |
| Monumen Kapal Selam |
![]() |
| Cool outfit! Sekitaran Stasiun Gubeng |
![]() |
| Lupa ini di mana, salah satu tempat makan yang ada tamannya di sekitaran Bedugul |
Paspor yang saya bikin di tahun 2014 itu sudah akan habis masa berlakunya di bulan Maret 2019. Untuk itu, karena kebutuhan pekerjaan (just in case :P am asked to go abroad, #ngarep. I havent been in 4 season countries, btw, one of my dream is to be there. Amen) maka saya memperbaruinya kembali.
Oh what to say dear
World is cruel
But you have to remember, not just for you.
All human beings
Just open your hurt heart, I know it's hard
Let the pain teaches you
It's worth a thousand millions
You are not alone
Let we hear the good news first
Your age has been added
And we thank God for that,
For always loving and caring you in His way, that we couldn't understand
We are grateful, dear
.
Sambil menunggu kejadian hari ini yang termasuk luar biasa, mari mengisi blog dengan tulisan terakhir di bulan ini. Harus dirayakan dengan menulis. Wait, tapi bukan tentang gerhana bulan (blood moon) yang bersamaan dengan bulan purnama (super moon) kedua (blue moon) bulan ini. Agak ribet ya bacanya. Namun yang pasti, bersyukur, bisa menyaksikan salah satu fenomena Super blue blood moon yang langka ini.
Lalu catatan sore ini ingin sedikit berbagi pandangan saya soal #RUKUHP tentang kriminalisasi perempuan, anak, kaum marginal dan masyarakat adat. Jadi akan ada undang-undang tentang perzinahan yang akan menghukum pelaku zina dengan hukuman penjara. IMHO, undang-undang tentang ini sepertinya akan malah menimbulkan banyak kerugian karena ini ranah privat. Sensitif sekali kalau mengurusi soal hati, selangkangan, kepercayaan, dan gaji.
Banyak polisi moral, yang bisa seenaknya melapor, menggrebek dan belum lagi yang mengarak keliling desa. Perempuan, bisa disalahkan padahal korban yang bisa saja tidak tahu apa-apa. Lalu bagaimana nasib dan perasaan kaum keluarga korban, terutama ibu dan bapak. Bisa jadi keluarga dan sahabat kenalan saya atau malah bisa jadi saya bisa masuk penjara karena soal ini. Banyak kenalan yang saya kenal hamil di luar nikah dan mereka saling cinta, membesarkan anaknya dengan baik. Bisa barabe kalau terkena pasal ini karena mereka belum mendaftarkan pernikahannya. Bisa dipenjara. Lalu kemudian perempuan yang ditinggal laki-laki karena tidak siap nikah bisa juga dipenjara. Ya Tuhan, hati hancur, sudah susah urus anak, apa harus masuk penjara, lalu anak sama siapa?
Sekali lagi, kalau saya ya, urusan hati, selangkangan, kepercayaan dan gaji itu sensitif. Oh ya, kalau beda pendapat dan pandangan, tak mengapa.
Ayo dukung petisinya.
Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sid...