Tentang Blog

Saturday, February 6, 2021

Minum Moke

  

Sekelompok anak muda
Duduk-duduk minum moke
Lalu ada sakit hati terpendam
Berbicara tak putus-putusnya
Membela diri atas penghakiman yang tidak seharusnya
Reka ulang kisah masa lalu
Berkelompok, berintegritas, kritis, debat sana debat sini,
Andaikan pada porsinya dan tetap teguh pada tujuan awal
 
Sekelompok anak muda, naif, ah tidak juga, agen perubahan (dua tiga tahun lalu)
Tapi lalu terperangkap lama, sudah terlalu sistemik
Satu lawan seribu
Lalu lupa ayah mencangkul di kebun, belum tentu dapat uang bulanan
Lupa kalau anak satu-satunya, pewaris keluarga, kebanggaan suku
Tidak jadi ada toga, tidak ada perayaan wisuda



Sial memang!
Tak ada habisnya
Kenapa begini, kenapa begitu
Marah, debat berapi-api, kau tau apa! Sa pu hidup!
Beta berkorban demi sekelompok orang, tapi tidak ada yang jaga komitmen.
Komitmen ta’i! Kok mereka langgar janji?
Tidak ada anak muda, mereka pegang janji awal,
 janji deng mereka pu bapa mama
sebelum langgar pulau, sebelum baku salam deng nona
Anak, ingat, pulang rumah bawa ijazah!
 
Dari saya yang terganggu tidurnya, dengar lu pu bacot jam 23.00-01.00. 
 
 



Saya hanya ingin tidur, bermimpi, dan berharap mendapat obrolan bernas sambil saya angguk-angguk kepala curi dengar. 
Tapi ini debat kusir. 

and I am sorry that if you regret your life. You have done very well. A little advice, just don't compare yours to anyone. Privilege, circumstances counts, just remember every soul is different & unique. It will be ok. It will ok, young man!

Friday, January 15, 2021

Wisata Mangrove

 Apakah kegiatan yang kamu ingin bikin di sepanjang tahun ini? dan mungkin juga tahun-tahun sebelumnya? Semoga semuanya kesampaian yah walaupun di tengah pandemi. Misalnya kamu pengen bikin kelompok arisan, nongki-nongki online atau perkumpulan suka main band atau jalan-jalan. Apapun perkumpulannya, yang penting bisa bikin bahagia dan juga punya nilai positif.  Walaupun di masa pandemi ini yah. 

Nah, akhirnya di awal bulan ini, klub pencinta bahasa Inggris terbentuk. " Nagekeo English Club" Sebenarnya inisiatifnya sudah ada sejak berbulan-bulan lalu di 2019. Ada Novi, Haris dan juga saya. Kami selalu membutuhkan ruang untuk berbicara bahasa Inggris. Motivasinya macam-macam. Satu hal penting adalah agar selalu bisa lancar dalam pekerjaan. Saya harus selalu bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris karena tuntutan pekerjaan. Jadi saya pikir penting sekali untuk bisa  lancar cas cis cus. Selain itu karena organisasi kami baru merekrut karyawan baru di Nagekeo yang belum bisa bahasa Inggris, jadi ruang ini sangat tepat. 

Juga biar tidak mati ketrampilannya. Kemudian bulan lalu saya bertemu Eman, seorang tour guide di Nagekeo. Kami berdiskusi dan memang sama-sama punya keingingan untuk mengenalkan bahasa Inggris ke generasi muda dan mengasah kemampuan berbahasa. Juga mempersiapkan teman-teman muda usia sekolah yang tertarik bergerak di usaha pariwisata di Nagekeo di masa depan. 

Saya pikir English club ini adalah ruang yang baik untuk tetap belajar. Bukan cuma berbahasa Inggris namun hal-hal lainnya seperti mempromosikan wisata yang ada di Nagekeo juga meningkatkan ketrampilan berbahasa Inggris teman-teman muda. Misalnya teman yang duduk di bangku sekolah dan kuliah. 

Selama beberapa hari sounding di group-group yang kira-kira berminat, saya mendapat teman baru yang bergabung di group English Club. Ada yang tinggal di luar Nagekeo juga. Awalnya kita online namun kemudian bersambung dengan pertemuan perdana di Kawasan Mangrove Nagekeo. 
Kawasan Mangrove di pantai Marapokot, Nagekeo. (HTM Rp. 5000,00)



                                                                    
Dari kiri ke kanan ( Pak Deri, Teti,saya dan Novi) Lain kali kami semua harus bawa botol minum


Ke depannya semoga anggota klub ini dapat bertambah dan mendapat orang-orang yang konsisten mau belajar dan berbagi. Diskusi bisa tentang apa saja mulai dari hobi, budaya dan topik-topik sesuai masukan anggota. Semoga banyak yang lebih aktif dan tidak malu belajar hal-hal baru. 

Saat ini, admin klub masih mengidentifikasi kebutuhan teman-teman anggota sehingga diusahakan kebutuhan teman-teman dapat terpenuhi. Ada yang membutuhkan speaking, ada yang grammar dan TOEFL.  Juga metode belajarnya seperti apa. Tidak serius-serius amat sih  belajarnya tapi kita ingin agar bermanfaaat dan konsisten juga ada efeknya. Beberapa ada yang mau pertemuan secara online karena lokasi mereka di Jakarta dan Jogja. Saya kira kami akan bisa pertemuan online juga karena ada native speaker yang mau bergabung. Semoga kalau ada native speaker, kami semua bisa jadi lebih bersemangat.  

Segitu dulu yah postingannya. Sampai jumpa di Sabtu depan! Semoga di 2021 semakin rajin menulis. 
Stay safe teman-teman. Jangan lupa pesan ibu! Jaga jarak, pakai masker dan jangan lupa cuci tangan pakai sabun.  Area Nagekeo yang mau bergabunng bisa japri dan komentar di blog ini. 


Tuesday, January 5, 2021

Virus ASF memasuki komplek

 Akhirnya virus ASF yang menyerang babi-babi peliharaan telah masuk ke kompleks rumah kami. Bapak masih tetap mengusahakan agar babinya bisa memiliki gairah hidup kembali. Namun wabah tidak bisa dilawan. Meski langkah antisipasi sudah dilakukan dengan pembersihan yang rutin juga pemberitan obat. 

Babi milik tetangga beberapa ratus meter pun sudah lebih dahulu kena. Bahkan sebelumnya di area lain seperti di Aeramo beratus-ratus mati. Saya lupa angka tepatnya. Menyedihkan. Sudah memberi makan tiap hari lalu pergi begitu saja. Modalnya lumayan baik uang untuk pembelian dedak dan kangkung juga tenaga. Kami termasuk beruntung karena sebelumnya babi  yang masih baik kami potong untuk perayaan Natal. 


Babi di daerah Nusa Tenggara Timur menjadi ternak andalan yang menjadi salah satu sumber pendapatan di samping bertani atau berkantor. Saya ingat pesan kakek saya sebelum meninggal. Saya masih duduk di bangku SMA waktu itu. 

“ kema kantor sama emba, tetap tau ne’e wesi wawi toni djawa “

“ Bekerja apapun biar di kantor, tetap harus ada sampingan kasih makan babi dan tanam jagung di pekarangan.” 

Mama saya pun bilang jangan kosong di rumah. Harus ada peliharaan. Itu semacam tabungan. Kalau butuh bisa untuk kebutuhan biaya sekolah atau urusan-urusan hukum adat. Sudah terbukti karena beberapa kali babi peliharaan mama saya pernah dijual untuk tambahan biaya registrasi semesteran kuliah atau biaya perjalanan untuk menghadiri wisuda saya dahulu dan baru-baru ini adik saya. 


Sudah dua babi mati di rumah. Saya mungkin kurang resah karena memang jarang kasih makan babi. Let it go karena memang wabah dan menimpa banyak keluarga di NTT. Namun saya tahu betapa penting untuk selalu punya peliharaan di rumah biar satu dua ekor. Semoga wabah virus ini cepat berhenti. 

Friday, November 27, 2020

Talking about life

  

Hello world,



2020 nearly goes to its end. Countless lesson learns from many cases in life from around neighborhood to someone whom I never met before. It is just that we are a soul & human being despite we come to the world in many shapes. Deep down we shared same feeling to be able to overcome our daily life difficulties and be happier day by day.

Yes, being a happy person and seeing our loved ones happy. It’s the greatest feeling in the world.

How to be happy? It’s the questions we commonly ask and seek. Becoming in that state is the greatest achievement one would so proud of.

What things make me happy? I know that I better ask myself every morning so I can use my time well. I will not be lost in thought but by action.

The thing was that sometimes I am not aware of what I seek of so that I lost in mixed feeling of being an ungrateful soul.  My vision become unclear and I struggle to find my purpose in life.  However, one thing I know that its ok sometimes to feel not ok and its valid to sometimes feel that dark feeling. Realizing that we always have option and back to our purpose soul. Each of us has a mission in life.

We then define our happiness in life differently and its totally fine and beautiful. For me personally, I will get very happy from aha moment in my daily life, well it may seem usual for other people. From being able to go to washroom and poop, enjoying my alone time, reading a good book, being listened without judge and having a good discussion with friends, my boundaries being respected as well as finishing my work.

Most people struggle during this hard time. I am grateful that I still have my monthly allowance, have healthy family and friends that I can talk to. Well, I don’t know want to be cliché and say that I feel the whole all the time. 

My love life sucks. Lol. Not that I pity myself but I guess it makes me happier. Unfortunately for me,  I  either  developed feelings to unavailable man or the time  and distance was not that friendly. 

The thing is that I haven’t met that someone yet. I hope the best but I know that I will not settle for less. Its not that because of my age or the social pressure that I will decide to commit.   Considering that  relationship is big responsibility and hard work (while my mom said that people in the past were able to live with more than 5 childs, so that you young guys will be ok. I am not going to debate my mom) and that I have to find compatible partner who will respect and treat me like what I deserve. 

So meeting a partner will be a state of my happiness? Not really, I have to be happy with myself then I will able to be happy with another person. 

All start with waking up early in the morning (its ok thoo a bit late), being aware of breathing, being grateful and setting a life purpose daily.

 

Thursday, November 5, 2020

Damn

 


I thought he will always lift me up
Or available 
For my grudge or useless comments of life 
For my needy of attention 
For my smart & sweet talk
and I thought I deserve his deep affection
I am left questioned of his motive
Sometimes I felt (loved?)
Sometimes I felt questioning
I know logically non sense 
To feel all the feeling 
But it was real, cute, lifting, comforting, warm
For me being self centred  (I guess) and having little understanding and 
That overthinking 
That ruins things

...
I don't like that take care at all
Show me some effort or (am I even deserve that?) 


Tuesday, November 19, 2019

Waktu

 Jika waktu itu tiba

Jadilah yang paling bahagia
Merah merona bersama senja
Meski temaram dia abadi
Pada tiap detik kemudian jadi malam

Jika waktu itu tiba
Pisah dalam keabadian
Menuju sepi yang terlalu kelam
Pada kandungan ibu bumi

Sudah cukup main-mainnya
Malu hati beranak pinak
Menanti cerita pada ujung tali
Jika waktu itu tiba
Hanya nama yang abadi
 juga kenangan

Saturday, November 9, 2019

Sedang Sendu

 Ah,

Bukan apa-apa!
Langit kembali gelap
Bintang enggan muncul
Bau tanah basah pun masih jauh
sedang katanya hujan ramai di November

Ada sekian peristiwa
sekian percakapan 
sekian siang malam
sekian senja
sekian cerita
kini cuma bising di kepala
Ah,  
Hidup tak selalu manis
Pilu sendiri

Kamu hebat nak!
Kamu hebat!
Mari merayakan
kepahitan, keengganan, kesepian, kesedihan, kebimbangan, ketidakpastian
Mari temukan
diri sendiri
memeluknya
lalu bahagia

S.Ak

​Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sid...