Wednesday, December 27, 2023
Cerita singkat 2023
Thursday, February 2, 2023
Kabar Baik- Otw Inggris
Puji Tuhan, saya mendapatkan email untuk hadir di acara EI convening yang digelar di Oxford. Ya Tuhan (definetly scream for joy..). Hal-hal yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Pernah waktu saya di suatu pertemuan bersama teman-teman EI. Saya bilang ke Dr. Phoung, wow this is the far that I can go, its crazy. Eh ternyata Dr Phoung menyampaikan, lihat saja nanti. Ada perjalanan yang lebih jauh dari ini. Ternyata ada kesempatan untuk ke Inggris.
Pernah kepikiran kah? Seumur-umur tidak sih ya cuma punya kebiasaan baca-baca buku Enid Blyton yang latarnya di Inggris dan juga JK Rowling.
Pernah kepikiran ke Australia untuk kuliah begitu dengan beasiswa karena punya LOA dari Wollongong di 2015 karena tidak mau jauh-jauh.
God is this really happening?
Jadi sesuai isi email dari hostnya, saya harus mengecek itinerarynya dan juga mengurus VISA Inggris. Hari-hari berikutnya dipenuhi mencari informasi soal visa Inggris dan rencana untuk memperpanjang beberapa hari. Undangannya itu kira-kira seminggu dan hanya di Oxford saja, yas Oxford. Oh MG! Still unbelieveable! Beanr-benar doa ibu, novena dan kebaikan-kebaikan nenek moyang di masa lampau ya, dan dukungan tempat kerja dan manifestasi masa kecil.
Tidak apa-apa urus visa sendiri. Gaskan!
Saya mengecek kelengkapan melalui website resmi pemerintah UK dan kemudian bikin janji temu dengan VSF Global. Saya pilih untuk urus di Bali. Nanti saya bagi pengalamannya untuk rekan-rekan yang mau bikin visa ke Inggris juga. Kalau yang lain kuncinya uang dan itu saya tidak punya hehe. Ini kuncinya di surat undangan atau invitation letter.
Saturday, December 24, 2022
Memaknai Hari Ibu
Wednesday, December 14, 2022
Antisipasi HP bermasalah, hilang atau rusak
Tuesday, December 13, 2022
Apa motivasimu?
Tuesday, October 11, 2022
Review Hotel Flaminggo Labuan Bajo

Sunday, August 28, 2022
Perjalanan ke Singapura Agustus 2022
Senang sekali saya bergabung menjadi partisipan fellowship di Equity Initiative 2022. Beasiswa ini membuat saya bisa bepergian ke beberapa negara dalam waktu satu tahun. Sebuah pengalaman yang sangat berharga. Setelah Vietnam, Amerika (Global learning) lalu kemudian tahun ini di Singapura (Asia Trek). Tentu saja PR menulis semakin banyak. Saya berusaha menulis apa pun pengalaman yang saya dapatkan, sekecil mungkin untuk membantu mengingat. Jika tidak dituliskan jejak akan hilang begitu saya. Foto instragram atau facebook tidak bisa sepenuhnya menggambarkan rasa, suasana dan apa pun yang ada di pikiran kita.
Untuk siapa tulisan-tulisan ini? Untuk saya pribadi, teman-teman yang ingin bergabung dengan Equity Innitiative juga anak cucu saya nantinya. Semoga mereka punya minat baca yang tinggi ya. Amin. Juga semoga masih banyak blogger-blogger di luar sana yang belum pindah ke vlog. Semoga berguna juga untuk mereka yang sudah mulai melakukan perjalanan kembali ke luar negeri baik untuk bekerja maupun jalan-jalan.
Ada banyak pengalaman baru dan menyenangkan selama di jalan. Saya senang sekali karena ketika ke Singapura, tiket saya dari Bali. Tidak perlu jauh-jauh dari Nagekeo, tempat saya tinggal. Yah, saya tinggal di Bali selama sebulan lebih dua minggu. Untunglah saya bisa bekerja secara online sehingga bisa tinggal sementara waktu di Bali sambil menunggu jadwal saya ke Singapura. Puji Tuhan, tidak perlu ke Jakarta. Ada pesawat langsung. Meskipun naiknya maskapai murah tapi yah tidak mengapa dibanding saya harus ke Jakarta, nginap semalam dan terbang lagi.
Sesuai dengan ketentuan umum setelah pandemi covid, negara asal dan negara tujuan memberlakukan syarat bagi pelaku perjalanan sudah harus vaksin tiga kali. Di bandara pada saat proses check in akan ditanyakan sertifikat vaksin. Siapkan screenshoot atau aplikasi peduli lindungi anda. Kemudian ceki-ceki juga aturan perjalanan pemerintah negara tujuan. Singapura memberlakukan pelaporan lebih awal dua hari sebelum berangkat pada situs SG arrival card. Siapkan detail transport pergi dan pulang juga identitas dan alamat akomodasi selama di Singapura. Siapkan salinan link dan QR code setelah registrasi sehingga dapat ditunjukan ke petugas imigrasi bandara. Di bandara, pihak maskapai penerbangan in juga akan dicek apakah sudah mengisi form tersebut.
Voila setelah penerbangan yang agak berguncang-guncang, puji Tuhan tibalah di bandara Changi yang selalu ada saja hal-hal menarik yang bisa dilihat. Pengalaman mendarat yang agak mendebarkan karena pramugari sempat membaca prosedur jalur evakuasi keluar pesawat. Like what, lol, tapi benar-benar berawan dan menegangkan. Tiba di Singapura, saya dijemput dengan mobil jemputan yang wow, mercedes benz coba. Keknya seumur-umur baru deh naik mobil mewahðŸ˜
S.Ak
Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sid...
-
Sudah lama ingin punya kebiasaan untuk olahraga secara rutin. Entah jalan kaki atau yoga. Setelah teman saya Lidya pergi sekolah ke Austral...
-
Akhirnya sesi felowship EI dimulai dengan retreat di Hanoi Vietnam di minggu ketiga dan keempat April lalu. Tentu saja saya tidak dapat per...
-
Sudah Februari saja. Di Januari sempat punya tekad untuk menulis blog lebih banyak lalu berakhir di jurnaling pribadi lebih banyak. Selamat...




