Tentang Blog

Thursday, July 30, 2026

S.Ak

​Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sidang. Ya Tuhan, puji syukur ketika adik kami mengabari. Mama menangis, Bapak juga menangis sedang dia berusaha menenangkan karena dia takut juga menangis di kantin, malu sama temannya. 

Bersyukur sekali untuk kabar baik hari ini. Senang sekali rasanya lepas dari tanggungan untuk membayar biaya sekolah. Bersyukur sekali untuk rejeki yang selama ini saya terima, sehingga bisa membayar apapun yang dibutuhkan untuk si bungsu ini menyelesaikan sekolahnya. 

Terima kasih Tuhan karena hari yang indah dan berkesan.

Selamat datang di dunia kerja Stanislaus, S.Ak. Semoga Tuhan memberikan berkat melimpah untuk segala urusan ke depannya. 

Tuesday, July 28, 2026

Surabaya

Hari ini saya menulis agak terlambat. Saya menargetkan untuk menulis di pagi hari tepat ketika biasanya saya scrolling Instagram atau membaca thread. Saya memutuskan untuk menulis selama 30 hari. 


Hari ini saya menulis di ketinggian sekitar ribuan kaki di pesawat Garuda menuju Surabaya. Pagi tadi saya sibuk packing dan mengerjakan pekerjaan yang harus dikumpulkan ke koordinator kami. Sekitar 10 hari kami akan bergiat di Surabaya bersama seluruh organisasi yang bekerja di bidang malaria di Indonesia Timur khususnya Papua. 


Kemarin saya berkesempatan menghadiri rapat di kantor Kemenkes. Biasanya yang rapat selalu online, ada juga kesempatan untuk ikut menggantikan kolega yang tidak bisa hadir. Ganti suasana melihat-lihat bagaimana kantor pemerintahan bekerja. Suasananya ramai dan packed. Sebagai yang terbiasa remote working, dengan orang yang tidak terlalu banyak dan kantor seadanya, cukup bikin pusing. Lain hal jika rapatnya di kantoran pemerintahan umumnya seperti balai-balai kesehatan di Salemba. 


Saya jadi punya pengalaman masuk di kantor pemerintahan nasional di Kuningan. Yah tidak semua punya akses ke sana. Syukurlah punya pengalaman sekali ini jadi bisa tergambar suasananya seperti apa. Rapat presentasi proposal kali ini ada dua lembaga yakni lembaga tempat saya bekerja dan lembaga pemerintahan. Masing-masing mempresentasikan dengan lancar dan menjawab dengan baik pertanyaan- pertanyaan dari pihak lembaga funding. Puji Tuhan. Senang sekali dapat melihat langsung. 


Puji Tuhan, kami sudah landing di Surabaya dan berada di Hotel Santika Gubeng. Puji syukur Tuhan karena berkatMu kami diberi kesempatan untuk bekerja sama dengan banyak orang baik. Semoga acara kami lancar besok dan seterusnya. 


Hari ini semoga Tuhan yang baik memberi berkat pada orang-orang yang membutuhkan bantuan dan pekerjaan. Tuhan memberi jalan melalui tangan- tangan yang baik dan luar biasa. Jangan pernah ragukan keputusan-keputusan Tuhan. 

Sunday, July 26, 2026

Algoritma

​Kata algoritma akhir-akhir ini menjadi bahan perbincangan. Hari ini berita kejadian demo besar besaran baru muncul di beranda sedangkan kejadian tsb sudah dari satu hari sebelumnya. Sudah begitu, tidak ada liputan di TV nasional terkait hal tersebut. Agak menakutkan ya, ketika algoritmamu diatur orang atau lembaga tertentu.

Mari kita kupas apa yang terjadi. 

 Sederhananya seperti apa saja konten yang kamu suka akan muncul di beranda. Hal ini dikurasi dikurasikan sejak awal oleh medianya. Pernah kan kamu misalnya daftar aplikasi thread atau x? Lalu ada pilihan-pilihan informasi terkait topik apa saja yang menarik perhatianmu. Lalu kamu biasanya akan pilih topik-topik tersebut berdasarkan ketertarikanmu saja. Dengan begini kamu akan membentuk algoritmamu sendiri di sosial media. 

Adapun akhir-akhir ini ada algoritma yang bisa juga dikurasi oleh lembaga tertentu. Misalnya informasi demo yang tidak muncul baik di berita nasional maupun di beranda sosial media. Berita-berita di daerah konflik pun tidak terdengar karena sama sekali tidak ada beritanya padahal umum dibicarakan di level internasional. Begitulah semua dikurasi untuk membentuk reaksi dan keberpihakan kita. 

Menyedihkan bukan? Hanya karena di berandamu tidak ada berita-berita serius, bukan berarti hal tersebut tidak terjadi. Di saat kita dilatih untuk selalu memilih apa saja yang muncul di beranda kita hanya hal-hal yang kita sukai, berhati-hatilah karena pandangan kita dibatasi untuk hal-hal yang menyenangkan. Oleh karena itu, baiknya kita secara adil memberi porsi pada algoritma kita untuk berita-berita kehidupan yang terjadi di sekitaran, misalnya berita selain gaya hidup dan trend terkini. Namun ingat lagi, tidak semua berita diberikan. Ada yang dilarang tayang. Untuk itu pintar-pintar kita menilai dan memilih algoritma yang muncul di beranda kita sehingga kita menjadi orang yang berkesadaran dalam menggunakan & memanfaatkan sosial media.  Mengapa? Karena keberpihakan dan kepedulian kita untuk masalah-masalah sosial yang sekiranya harus mendapatkan perhatian menjadi penting untuk turut berkontribusi dalam pembangunan yang berkeadilan. 

Untuk itu pilihlah algoritma kita dengan adil dan bijaksana. Carilah informasi-informasi sebanyak-banyaknya jangan hanya hal-hal yang kita sukai di beranda kita. Setiap like, repost dan komentar akan membentuk algoritma kita. Untuk itu pergunakan sebaik-baiknya. 

Saturday, July 25, 2026

God’s Own land, India

​Sekitar 12 tahun lalu saya berkunjung ke India. Saya dan beberapa teman Komjak mendapat undangan untuk aktif menghadiri pertemuan beberapa komunitas atau organisasi dan individu membahas permasalahan sehari-hari yang kami temui. Masing-masing menceritakan mengenai negaranya sendiri dalam topik- topik tertentu. Beberapa hari ini foto-foto kegiatan tersebut muncul di halaman facebook. Saya terkenang akan pertemuan- pertemuan kami di Trivandrum, India. 

Sehari harinya kami di kelas berproses bersama, mendapatkan sharing dari Paul dan ka Felicia sebagai tuan rumah acara. Ada Ana juga dan Pak Roni sebagai asli orang India dan timnya yang membantu acara tersebut.  Lalu kami berkunjung ke suatu desa dan menginap, mengikut acara bersama yang diadakan orang-orang desa menyambut kunjungan kami. 

Secara personal kunjungan ini sangat berkesan bagi saya. Pertama kali mengurus paspor, membuat visa dan pergi ke negara baru selain Indonesia. Saya juga mengenal lebih dalam mengenai negara-negara Asia yang banyak sekali budaya dan tradisi juga perkembangannya. Tampilan kota Trivandrum juga sangat berbeda, kota lama yang ramai. Bunyi klakson di mana- mana juga bus bus seperti miniarta. Kami seperti pergi ke beberapa tahun lalu. Bapak-bapak memakai kain, berbeda dengan di kampung halaman, kain panjang tetapi ini kain pendek-pendek sepaha. Untuk wanita sudah jelas dengan kain sari. 

Nah bagian terkaget nya adalah ketika kami ke desa yang sudah jauh sekali dari kota. Melewati hutan dan desa-desa lainnya namun di setiap desa yang kami lewati selalu ada lembaga kursus bersertifikat seperti TOEIC atau TOEFL dan ketrampilan ketrampilan lainnya. Tidak heran banyak pekerja-pekerja terampil dari India yang bekerja di luar negri dan bersertifikat. Punya modal skill welding misalnya atau Inggri. Ketika di rumah yang kami tinggali, ada satu keluarga dengan beberapa anak. Mereka sedang berlibur dari Australia karena mereka bekerja bertahun-tahun dan pulang berkunjung melihat orang tuanya. Saudara lainnya ada di Singapura. 

Di berbagai tempat yang kami kunjungi  di kota seperti pasar tradisional dan cagar budaya. Tentu saja sangat menarik. Klasik dan kaya cerita dan pesan moral. Di jalanan yang ada rumah-rumah dan toko ada sesajen dan bunga-bunga seperti di Bali tapi lebih ramai dengan wewangian.

Perjalanan beberapa hari tersebut sangat berkesan dan menarik. Belum lagi berbagi kisah dengan teman-teman dari negara Asia lainnya yang seru. Seperti Eun Jun dari Korea yang belum pernah makan nangka dan buah tropis lainnya juga cewek China yang tidak pakai Facebook karena diblokir di negaranya ketika itu. 


*Foto-fotonya ditambahkan nanti ya karena malas cari nya di Facebook. 

# Menulis30hari



Mahasiswa terus berjuang

​Beberapa waktu ini, Indonesia semakin tidak aman dan kekhawatiran bahwa media dibungkam jelas sudah kelihatan. Padahal ada demo besar mahasiswa tapi tidak tersiarkan di televisi nasional. Di demo sebelumnya masih ada kompas tv namun sekarang sepertinya kompas juga kemungkinan sudah diancam sehingga tidak bersuara. 

Berita dari media sosial pun juga dibuat sedemikian rupa sulit muncul di timeline. Baru setelah beberapa jam kemudian muncul. Jadilah jari ini repost-repost untuk bantu menaikkan views. Negara sedang tidak baik-baik saja dan semua harus tahu.Alih-alih mendukung beberapa teori bahwa stabilitas nasional akan kacau. Sio mama, ini sudah kacau sejak awal. Teman-teman mahasiswa semoga kerja-kerja aktivisme tetap menyala dan jauh dari potensi kriminalitas mereka yang punya kuasa. Saya sebagai kaum buruh hanya bisa mendukung dengan membantu postingan naik. Tidak ada usaha yang sia-sia. Gerakan-gerakan kecil dan terus menerus, pasti akan ketemu titik terang. Ketika suara-suara di DPR bukan lagi suara rakyat, suara mahasiswa menjadi pengharapan. Perpanjangan suara rakyat. Tetap hati-hati berjuang, demo sesuai prosedur dan saling jaga karena gampang sekali ada penyusup. 

Dulu pas Ospek kampus ingat ada latihan demo dan kakak-kakak tingkat teriak-teriak saling jaga temannya. Awas ada penyusup. Ternyata beralasan karena takut jadi pemicu alur demo yang brutal, jauh dari demo aman dan terdidik. 

Akhir kata, terus semangat dan terima kasih sudah berjuang adik-adik mahasiswa. Kalian keren❤️❤️❤️Jauhkan adik-adik kami dari kriminalisasi karena kami hanya mau bersuara minta keadilan. 

Sunday, May 17, 2026

Jakarta

Tuhan kasih banyak kebaikan-kebaikan. Salah satunya dalah kos-kosan yang dekat dengan komplek Taman Ismail Marzuki. Selain planetarium, ada perpustakaan Jakarta di situ. |
Di hari Jumat, kantor kami menerapkan "working from anywhere" . Kos-kosan sebenarnya baik adanya tetapi meja penuh dengan barang printilan sehingga tidak nyaman. Untunglah bisa bekerja dari perpustakaan. 

Banyak berkat juga dengan kos-kosan, ada dapurnya dan dekat pasar juga. Penghuni kosan tidak begitu suka masak, jadi saya bisa dengan leluasa pakai dapur. Lalu akses ke pasar yang sangat dekat. Keluar pintu kosan, ada pasar tradisional pagi yang ramai dari jam 5 sampai jam 10 pagi. Selebihnya sore sudah bersih. 
Akses transport transJakarta juga dekat lalu ada gereja dan mall. Mau janjian gampang, tinggal janjian di Atrium atau perpustakaan. Kalau mau makan lapo juga dekat. Ya Tuhan, in this economy tinggal dekat lapo sangat-sangat menguji ketaatan pada budgeting dan disiplin keuangan. Keuangan pas-pasan dan punya rencana-rencana hidup yang butuh banyak uang. Ya Tuhan, kuatkan dan berilah rejeki. 

Omong-omong soal rejeki, Tuhan baik sekali kasih rejeki ketemu teman-teman baik. Teman-teman lama yang komunikasinya bisa beberapa kali saja dalam setahun. Ada teman masa kecil yang tinggal di Jakarta, teman SMA, teman kuliah, teman komunitas yang menyempatkan ketemu bertukar kabar. Serasa di welcome di Jakarta ini. Sejak 2016 sampai 2025 akhir bekerja dari rumah dekat orang tua, tentu saja berbeda sekali dengan kehidupan di kota. Bertemu teman lama sedikit mengulang kenangan hampir dua dekade lalu pertama kali ke Jakarta. 

Mari berteman ya Jakarta. Semoga banyak rejeki-rejeki lain berdatangan di tanah Jawa ini. Walau akhir-akhir ini ekonomi negara sedang jelek-jeleknya. Pernyataan-pernyataan presiden tidak membuat tenang, tetapi cemas dan khawatir karena sangat tidak logis dan kurang bertanggung jawab. 
Nilai mata uang rupiah melemah dan dia bilang, orang di desa tidak pakai dollar. Jadi ga perlu khawatir. Ini tentu saja mengabaikan bahwa harga bahan pokok akan naik, banyak UMKM kecil terkendala bahan pokok karena harga naik akibat dollar. Sesederhana tahu dan tempe yang kacangnya masih diimpor dari luar negri. Kacau. Lagian orang desa kok dianggap tidak paham ya karena mungkin banyak yang masih mengelu-elukan pimpinan. Merasa orang yang punya jabatan dan kekuasaan itu selalu wah. Dalam pidatonya itu pun banyak yang tepuk tangan. Kelihatan bapaknya masih hidup dalam bayang-bayang masa lalu, di mana pidatonya saja kek baru merayakan kemerdekaan. Untung, suara saya tidak untuk dia. 

Semoga generasi selanjutnya semakin baik dalam memberikan penilaian dan memilih yang benar. 


Wednesday, February 11, 2026

Kebiasaan baru

 Sudah lama ingin punya kebiasaan untuk olahraga secara rutin. Entah jalan kaki atau yoga. Setelah teman saya Lidya pergi sekolah ke Australia, rutinitas jalan sore di area persawahan dekat parit di rumah tidak lagi dilakukan. Biasanya juga dilakukan bersama bapak tapi entahlah berhubung banyak aktivitas alias mager, yah tidak jadi-jadi. 

Cuma di Januari sempat yoga di rumah. Untunglah motivasinya makin banyak sekarang. Entah mengapa badan sering pegal-pegal, nah ternyata bisa dikuatkan dengan olahraga. Apa yang kita pelajari atau tahu sebagai pengetahuan umum dari sekolah bahkan sejak SMA, baru akan penting ketika menjadi prioritas. Ketika lebih memperhatikan kesehatan dan tampilan diri. Akhirnya, mengakui oh saya harus sekali gerak-gerak. Juga sekalinya sayang sama diri, cinta sama diri baru ketahuan betapa kurang memperhatikan diri sendiri. Mungkin sibuk pikirannya selalu dengan kerjaan dan fokus pada hal-hal yang dianggap lebih penting. Syukurlah di tahun 2026, fix fokus memperhatikan kesehatan fisik dan mental diri sendiri. Kalau bukan kita sendiri, siapa lagi? Tidak ada kata terlambat ya. 

Mulai sekarang belajar berpikir sesuai porsinya, sesuai jamnya. Nah ketika diniatkan di Januari sebagai salah satu perubahan hidup yang harus dilakukan. Eh, tetiba di Januari pertengahan dan akhir didekatkan dengan fasilitas gym. Ada berbagai kelas seperti zumba, pilates, yoga tergantung jadwalnya kita. Saya fokus untuk menaikan massa otot. Belajarnya pelan dari internet dan mengikuti pelatih-pelatih. Budget tidak cukup untuk membayar personal trainer (PT)

Jadi kebetulan ada tempat gym yang baru bukan dan menawarkan promo untuk 2 tahun. Duh komitmen yang besar. Semoga terpenuhi ya. So far kelasnya asyik, coachnya juga asyik. Jangan takut ya ke gym sendiri karena masing-masing orang fokus sama tujuan diri dan nanti akan dapat teman juga kok. Bisa ngajak ngecek alat barengan. 

Semoga kita semua sehat selalu ya. Jangan lupa jaga kesehatan mental dan fisik. Kalau mental bisa jurnaling juga tapi di gym juga kita bawaaannya senang dan bersemangat apalagi kalau zumba. Tantangannya adalah bergerak sepulang kantor, jangan duduk di kasur ambil tas ganti baju, lanjut jalan ke gym. 

Tuesday, February 10, 2026

2026- Jakarta, please be kind!

Sudah Februari saja. Di Januari sempat punya tekad untuk menulis blog lebih banyak lalu berakhir di jurnaling pribadi lebih banyak. 

Selamat pagi dunia...
Hampir tiga minggu punya hidup baru di Jakarta. Ada banyak hal-hal baik yang patut disyukuri. 
Dapat kosan dekat dari kantor, bisa jalan kaki. Lalu gongnya lagi ternyata depan kosan itu, paginya pasar. Sampai kira-kira jam 12.00. Pasar rakyat jual sayuran, buah, lauk lengkap. Jadi benar-benar bersyukur. Saya orangnya suka lihat pemandangan pasar yang penuh sayuran dan buah. Juga senang mendukung belanja-belanja begitu. 

Saya bersyukur sekali bisa bertemu dengan teman-teman lama, teman- teman kuliah. Ada yang memang orang Jakarta dan ada anak daerah pula. Jadi ketika pindah ke kota ini lagi setelah 11 tahun, saya merasa familiar saja dengan jalanannya, dengan Jakarta dan kesibukannya. 

Untunglah lokasi kerja saat ini di Jakarta Pusat. Atas saran teman, saya mencari kosan di mamikos. Untunglah ya walau sebelumnya belum pernah. Soalnya tidak enak kalau harus minta teman cek kosan. Prinsip hidup sebisa mungkin jangan sampai merepotkan orang lain. Kalau bisa sendiri kita lakukan sendiri. Kalau tidak bisa dan butuh bantuan baru deh, minta bantuan. 

Bagaimana caranya harus dapat yang ada dapurnya dan ada kulkas bersama. Juga dapat jalan kaki dari kosan. Semalaman cari dan yes dapat. Konsultasi sama bapak dan cek alur jalan ke kantornya lumayan dekat. Jadi Senin saya masuk kerja, Sabtu baru berangkat dari Mbay. Jadi tidak sempat cari-cari kosan. Saya menghubungi adik sepupu saya yang kebetulan merantau di Jakarta, menginap di kosannya semalam dan besokannya langsung ke kosan. Sampai hari ini belum jalan ke mana-mana lagi selain kantor. Pengen main ke Depok juga ke rumah sepupu di Bojong tapi belum sempat saja. Masih hujan dan banjir jadi bawaannya yah begitu di rumah saja. 

Kedatangan pertama kesannya oh ini sempit ya. Mau cari yang lebih luas lagi. Namun dicek ternyata tidak ada kulkas dan dapur bersama. Jadi ya sudah sepertinya pilihan kosan pertama ini sudah baik adanya. Puji Tuhan:)

Setelah lama kerja dengan sistem full wfh dan hybrd dari rumah sendiri, saya butuh banyak penyesuaian. Satu hal yang pasti adalah menemukan fungsi magic com yang bisa masak lebih dari sana. Dulu saya tidak biasa, taunya cuma magic com cuma bisa masak nasi saja. Ternyata bisa apa saja. Rajin-rajin eksperimen saja. 


Thursday, January 8, 2026

Panik:rejeki jauh

​Ada yang bilang kalau kita panik rejeki akan menjauh. Beberapa waktu ini lagi mencoba untuk tidak panik, mencoba tenang dan berpasrah pada segala usaha dan daya. 

Kalau tenang, rejeki mendekat katanya. Dalam posisi survival memang sulit untuk bertahan tenang dan mantap. Kadang-kadang mode panik lalu sambil terus coba ingat, ketenangan itu kunci. 

Belum mood hormonal, pagi-pagi bersemangat menaklukkan dunia, tetiba sorenya ingin menangis tanpa sebab. Serandom itu hidupnya. 

Namun ada hal-hal baik yang bikin mood membaik. Ada saja yang bikin lucu, postingan penuh humor. Tuhan berkati selalu karena suka bikin orang santai dan tertawa.

Bagaimana ini? bagaimana itu? Rasanya kepala penuh. Sering-sering berpikir hal-hal baik dan berpasrah diri. Semoga segera membaik. 

Monday, January 5, 2026

Wisata Labuan Bajo safety?

​Menuliskan ini sebenarnya bikin sedih sekali. Bagaimana tidak? Ada sekeluarga dari Spanyol datang ke Labuan Bajo untuk liburan dengan ke  empat anaknya, lalu sekarang yang harus pulang ke negaranya cuma ibu dan anaknya satu. Duh, mau baca itu beritanya rasa sedih sekali. Jadi mereka tenggelam bersama kapal pinisi. 

Sakit sekali pasti jadi ibu dan anak perempuan kecil yang hidup. Kehilangan Bapak dan kakak-kakak. Ya Tuhan, gimana ya hidupnya nanti. Saya tidak bisa bayangkan dalam posisi itu. 

Memang memalukan kalau Labuan Bajo digadang-gadang wisata premium tapi fasilitas seperti itu. Mengkhawatirkan sekali memang ada banyak perahu motor kecil yang beroperasi secara tradisional. Yang biasa la, standar Indonesia, selalu bilang aman padahal safety minim. Saya tuh kalau ke pulau-pulau suka panikan dan tidak enjoy. Hanya karena pas naik kapal perahu itu. Waktu ke Gili & Bunaken bareng teman-teman Inspirasi saja selalu deg deg an tapi pasti pakai pelampung. 

Ini semoga jadi pelajaran paling mahal. Jangan pernah lengah, jangan pernah anggap sepele safety pelanggan. Pelanggan itu taunya beres dan enjoy perjalanan, apalagi dari jauh. Duh, traumanya yang hidup kayak apa ya. Semoga pemerintah segera tindak lanjuti dan serius cek ricek safety pelanggan apalagi di musim ramai dan juga di bulan-bulan ombak besar. 

Turut berduka sedalam dalamnya untuk korban kapal pinisi di Komodo. Semoga semua jenazah segera ditemukan. 

Sunday, January 4, 2026

Maduro

​Kemarin ada berita soal penangkapan presiden Venezuela terkait kasus bat-obatan gitu ya. Selama ini memang tidak mengikuti sih ya perpolitikan di negara itu bagaimana. Pertama kali tentu saja kaget, eh kok bisa ya satu negara tangkap negara lain gitu. Emang boleh? Gimana hukumnya? Kek ngeri-ngeri gitu, makin penuh kuasa dan semacam negara lain tidak ada harganya. 

Eh tapi tapi ada banyak tapinya sebelum lanjut. Nyatanya penangkapan ini sudah dinantikan sebagian besar warga VN. Bukan penangkapan yang dinanti ya, pokoknya apa saja yang bisa bikin si Nikolas Maduro ini tidak berkuasa lagi di VN karena sudah hampir 30 tahun memimpin dengan diktator. Bahkan dia bukan presiden pemenang pemilu gitu ya, tapi klaim memerintah dan membungkam warga sipil serta banyak sekali kasus-kasus pelanggaran di negara VN itu. 

Jadi senang sekali lihat banyak warga VN bersukacita merayakan kejatuhan Maduro. Yah walaupun dengar pidato si Om itu kek merasa mau mimpinya VN banget gayanya. Tentu saja pasti ada win win nya yah namanya juga politik. Minggu-minggu ke depan ini akan sangat menarik membaca perkembangan yang terjadi di sana dan melihat pergerakan Maria Corina Machado. 

Well, I am happy for you guys:) 

Saturday, January 3, 2026

Tiba-tiba Dermatitis Perioral & Orbital

​Seminggu sebelum Natal, saya tetiba terkena dermatitis di sekitar mulut dan mata. Hari pertama wajah dan mata saya terasa panas dan gatal lalu timbul bintik-bintik putih di sekitar mulut dan kelopak mata. 

Saya mencari tahu di internet dan halo doc, ada kemungkinan terkena dermatitis karena saya merasakan perbedaan dengan jerawat biasanya. Keesokan harinya ternyata saya mengalami pembengkakan di area mata karena ada bintik-bintik tersebut. Kelopak mata membengkak dan bikin sipit mata. Bintik-bintik di pelipis mata itu pecah tetapi belum sempurna, hingga saya biarkan saja. 

Saya ke dokter untuk minta obat dan diskusi penyebab. Kata dokternya mungkin alergi dan penggunaan kosmetik yang salah dan tidak cocok dengan kulit. Saya disarankan untuk memperhatikan diet. Saya sebenarnya tidak punya riwayat alergi dan di minggu itu tidak sedang makan makanan tertentu. Untuk penggunaan kosmetik, saya termasuk jarang karena lebih ke pembersih dan pelembap dan sun screen. 

Saya berusaha terus mengingat apakah pernah mengalami kejadian serupa tapi itu baru saya sadar di hari ketiga. Pada saat itu kulit saya menjadi kering dan mengelupas pada bagian yang timbul kumpulan bintik. Beberapa waktu lalu saya juga sempat mengalami pengelupasan di tangan dan di wajah yang tidak saya sadari. Untuk area mata yang baru pertama kali. 

Saya pikir saya akan mengalami hal yang sama kembali di suatu masa di masa depan tetapi lebih siap dan tenang. Minum antibiotik, hindari penggunaan bedak tapi lebih ke pelembab. 

Nah hari ini saya membaca di thread dan banyak sekali yang share soal mereka tetiba terkena dermatitis juga. Banyak yang kebingungan karena tidak punya riwayat alergi atau penggunaan skincare yang keras. Ternyata salah satu pemicunya adalah stress dan hormon. Saya jadi tidak bingung lagi mencari tahu penyebab dermatitis yang tiba-tiba itu. 

Semoga selalu sehat ya kita semua, jauh-jauh dari stress dan semakin bersinar. 


Friday, January 2, 2026

Cinta Ayah Ibu

Baiklah kita mulai kembali tantangan 30 hari bercerita di satu bulan pertama tahun yang baru. 


Kali ini cerita apa ya. Mungkin kejadian yang baru saja terjadi. Jadi ternyata baik adanya suami pasti membela istrinya daripada anaknya. Saya sedikit curhat ke Bapak soal salah satu kebiasaan mama saya. Alih-alih didengar, bapa tua langsung bela mama😅It’s kinda sad for me but sweet knowing the love of my father to my mother. 


Saya juga sempat menonton salah satu video influencer. Anaknya (6th) mencubit ibunya atau pukul-pukul kecil ibunya sambil marah-marah, lalu bapaknya mendisiplinkan anaknya. Bapaknya bilang, selama aku hidup aku akan terus melindungi istriku. Kalau kamu cari masalah dengan ibu, kamu cari masalah denganku. Kira-kira begitu. 


Di usia dewasa tua,  beberapa hubungan ayah dengan anak perempuan sudah semakin berkurang. Apalagi kalau tinggalnya jauh. Tidak lagi seperti ketika usia anak atau remaja yang mana kemauan anak diikuti. Teringat dulu-dulu Bapak selalu menuruti keinginan. Namun sampai sekarang masih tetap, dipanggil makan, diomelin kalau makannya terlambat, dibawakan buah sampai ke kamar, selalu simpan mangga untuk anaknya.  


Hubungan suami istri itu komitmen seumur hidup ya. Saling jaga, saling bela. Semoga banyak para suami yang melindungi dan menjaga istrinya juga anaknya. 

Wednesday, September 4, 2024

Membahagiakan Anak-anak

Dalam dua bulan ini karena lagi musim tahun ajaran baru, saya  menyisihkan rejeki untuk belanja-belanja pernak pernik lucu, semacam buku diary atau notes atau kotak pensil, pensil warna, dan juga mainan untuk ponakan umur 2 tahun. 

Rasanya senang. Memuaskan hasrat masa kecil, jarang-jarang beli barang-barang lucu dan diinginkan waktu kecil. Jadi pas beli barang, untuk mainan umur dua tahun malah yang dibeli tuh dengan kemauan diri sendiri. Banyak pilihan jadi sibuk cari-cari. 
Saya kepengen beli mainan masak-masakan. Ah pas, masih ada satu ponakan saya yang belum saya berikan hadiah.

Sebenarnya rasanya senang bisa bikin anak-anak senang. Bahagia mereka tertular ke kita. Berkali-kali saya tanya, Yuni senang? Tasya senang? Atau Seril senang? 
Saya sadar mereka juga harus banyak ada kenangan dengan orang terdekat selain orang tua. Saya dulu senang jika diperhatikan oleh orang-orang lain selain orang tua. Syukurlah saya bisa bikin hati mereka senang dan punya kenangan masa kecil yang baik dan menyenangkan. 

Semoga mereka juga mendoakan saya dalam hati,  selalu ada rejeki dan sehat selalu. 


Wednesday, March 6, 2024

Menikah

"Bemana, kapan nikah? "
"Eh, tidak jelas", lalu overthinking

Topik mengenai pernikahan nyatanya tahun menjadi salah satu fokus pribadi. Saya pikir saya akan merasa tidak perlu dibahas. Makin ke sini makin ke sana, saya selalu dihadapkan dengan pertanyaan mengenai jodoh dan menikah. 

Topik yang menyenangkan tentu saja untuk dibahas. Bagi mereka yang punya pasangan atau berpacaran, pertanyaan tadi tentu saja diambil positif lebih ke arah mendoakan pasangan untuk segera menikah. Tidak baik katanya menurut lingkungan sosial untuk tidak menikah, sebaiknya segera menikah. Juga menghindari dosa dalam anjuran agama. Lalu bagaimana jika pertanyaan itu ditujukan untuk mereka yang sedang sendiri. Tidak sedang dalam hubungan apa pun dan mungkin belum berpikiran untuk menikah.

Secara pribadi, saya sama sekali tidak terganggu ketika di umur-umur sebelum umur sekarang ini. Jangan tanya ya umur berapa. Dulu ketika di Jawa, banyak yang mulai mencemaskan soal pernikahan mulai di umur 20+. Ketika saya di tinggal di sana pun, saya tidak merasa perlu untuk mengkhawatirkan tentang pernikahan atau tidak punya pasangan. Saya sibuk sekolah atau mencari kesibukan dengan komunitas sehingga tidak kepikiran sama sekali. Ada baik dan ada buruknya juga.

Bertemu orang yang tepat pun tidak berlangsung instan. Mengobrol dalam beberapa waktu namun tidak sejalan lalu putus komunikasi. Mulai dari mencari kesepahaman dalam satu topik, mencari kesamaan-kesamaan lalu obrolan sehari-hari. Apa yang membuatnya bersemangat, apa rencana hidupnya, apa nilai-nilai yang dia pegang lalu bagaimana dia membagi waktu dan konsep-konsep hidup lainnya, seperti apa itu sukses dan kaya menurutnya, bagaimana dia memperlakukan orang lain. Apa yang dia lakukan dalam situasi tertekan lalu bagaimana reaksinya jika bertemu orang yang kasar atau tidak sejalan. Sebelum ke hal-hal lebih dalam lainnya ke soal apakah mau punya anak, dan bagaimana peran ideal dalam rumah tangga. Oh tentu saja, kalau saya berikan cek ini ke saudara laki-laki saya langsung bisa kena komentar. Selow! 

Tidak sesederhana kelamaan sendiri, umur semakin bertambah dan ada yang mau yah ayo. Perlu pertimbangan. 
Saya pernah mendapat komentar bahwa banyak laki-laki di luaran sana. Jangan takut yang penting tidak pilih-pilih. Harus lebih membuka diri dan mau berkenalan dengan orang lain. Semua pasti bisa diatur kalau sudah menikah, yang penting ada yang mau. Saya sedikit bergidik, kemesraan fisik hanya beberapa waktu lalu seterusnya diisi dengan komunikasi rutin, bahas ini bahas itu. Tidak sebatas isi pulsa listrik, isi ulang galon, uang belanja. 

Komunikasi menjadi poin penting karena hidup isinya menyampaikan sesuatu. Secara terus menerus berkomitmen berbicara hal-hal kecil, besar, sensitif dan umum. 
Duh menulis ini, di tengah kesendirian dan umur yang semakin bertambah. Bisa dibayangkan ada dahi yang mengernyit dan ocehan, ah jodoh jauh ini. Namun berniat baiklah juga positif saja. Semoga didekatkan dengan yang baik. 

Pernah bertemu beberapa tapi tidak sejalan atau berhenti di tengah jalan. Lalu ada yang disukai tetapi juga ternyata tidak berjodoh, juga yang bertepuk sebelah tangan atau beda ini itu. Benar adanya katanya jodoh, kematian dan kelahiran sudah diatur. Tidak kita sangka kapan dan dengan siapa. 
Namun meskipun umur sudah menjadi batasan, semoga nilai-nilai dijaga, tetap mencari sesuai prinsip dan intinya komitmen sayang sepanjang hayat.

Memang kadang terpikirkan dan ada perasaan perasaan yang mewarnai. Awalnya saya berusaha menampik namun saya pikir manusiawi. Menerima perasaan-perasaan dan melakukan validasi perlu juga agar bisa beranjak dan tahu apa yang harus dilakukan. 
Untuk tidak larut lalu menyiksa diri. 

Sibuklah dengan hal-hal baik sehingga pikiran teralihkan. Begitulah nasihat ke diri sendiri. Komentar soal tidak ada yang mau, atau yang tidak menikah tidak lebih mulia dari yang punya anak atau bagaimana pendapat dan kerja perempuan single tidak dianggap. Abaikan karena cerminan diri tergantung pribadi. 

Jadi kalau ada yang tanya, 
"Bemana, kapan nikah? "
"Do'akan saja yang terbaik"
Begitu. 





Tuesday, March 5, 2024

Tangan ibu di ubun ubun

Kami bukan asing, tapi dekat. Ibu dan anak. 
Kami jarang berpelukan, tapi kami bercerita. Ibu tahu siapa yang saya suka, siapa yang bikin sakit hati atau siapa yang sekiranya cocok dengan saya. Namun kami jarang bermanis-manis ria. 

Kami jarang mengucapkan selamat tapi kami saling memberi. 
Di umur yang sudah dewasa masih dibelikan  rok, baju kemeja, ikat rambut atau jepit rambut. Meskipun biasanya yang saya butuh printilan ikat rambut dan jepitan. Baju dan rok, ah itu perasaan ibu, "Ah si Rosa pakai itu-itu saja"
Lagian anaknya juga jarang berkemeja lebih suka kaos. 

Kami jarang swafoto bersama tapi kami saling merindu. 
Dulu waktu kecil suka malas dan menolak untuk dipijat kepala dan rambutnya dengan santan kelapa. Berminyak. 
Lalu ketika dewasa, belaian ibu saat menyisir rambut lalu menggosoknya dengan minyak kelapa adalah rutinitas bulanan yang dinanti. 
Tangan lembut ibu yang hangat di ubun-ubun
Santan kelapa yang dingin di tengah panasnya Mbay. 

Wednesday, December 27, 2023

Cerita singkat 2023

I love writing
Ah I see you have a blog
You read that? 
No, you wrote in 🇮🇩Indonesian. I don't understand
...
 
Akhirnya hari ini saya mengecek blog. Melihat berapa banyak tulisan yang saya tuliskan di tahun ini. Setelah update zakir z z vision board (visualisasi cita- cita di 2024) di Pinterest, salah satu gambar yang saya masukan adalah mengenai list tulisan untuk blog pribadi.
Kapan-kapan kita tuliskan mengenai vision board ya, apakah kalian punya juga dan jika punya bisa share ya. 

Semoga di 2024 nanti konsisten menulis.  
Aduh cek punya cek! Sudah masuk 2024 dan tidak ada satu pun tulisan di 2023.
Voila mari kita tuliskan. 2024 tingal beberapa hari lagi.  Siapa yang00p00pp exciteppp0ppppd00ppppp menyambut tahun baru. Semua kita ya. Semoga ada banyak refleksi dan kegiatan-kegiatan baru yang kita bisa jadikan list. Bisa mulai dari hal sederhana. Saya misalnya, bisa mulai dengan menulis. 

Di 2023 ini banyak hal yang disyukuri. Kalau dipikir-pikir banyak berkat dan pelajaran hidup berharga. Juga bagaimana caranya bisa lebih baik dari tahun kemarin. 

Saya mau coba highlight untuk kegiatan per bulan supaya bisa diceritakan di kemudian hari. Apa saja yang dilakukan di bulan-bulan kemarin? 
1. Januari: Ikut #30haribercerita. Lumayan sampai ke hari 21.
2. Februari: Bikin kegiatan mendongeng di panti asuhan Boanio bersama teman bidara 
3.Maret: Kolaborasi bikin kegiatan dengan teman-teman Ngegedhawe
3. April: Ikut Diah dan pak Ruly ke Larantuka. Seru sekali lewat jalan Mbay Maumere hujan-hujan. Ketika pulang, kami menunggu kira- kira satu jam tumpangan lewat untuk menyebrang sungai yang kebanjiran dan airnya cukup tinggi. Untung ada mobil pick up yang lewat. 
4. Mei: Urus-urus visa UK di VSF Global Bali. Puji Tuhan lancar jaya. Yang tidak lancar adalah bayar pakai debit. Kurang tau kenapa tidak bisa terbayarkan lalu minta tolong E di Jakarta pakai dia punya kartu kredit. Ckckckck. Untunglah cepat. 
5. Juli: Bali dengan alumni Inspirasi. Lalu perjalanan ke Oxford, tinggal di asrama yang ruang makannya seperti di film-film Harry Potter. Harus ada postingan khusus untuk jalan-jalan ke Oxford ini. 
6. September:  Ikut konferensi TBN Asia, kenal dengan banyak orang baru. Tinggal selama satu bulan di Bali bareng L dan Y. Menyenangkan sekali karena kami dapat rejeki tinggal dekat pantai Kuta. Jadi setiap sore pergi jalan liat sunset. Kadang juga morning walking. Kalau Y lari. Penginapannya juga ok karena ada tempat kerja walau internet kadang-kadang. 

7. Oktober: Ke Bangkok kira-kira 6 hari. Ketemu E, dulu pernah ketemu beliau di Harvard. Jadi senang sekali bisa reuni juga dengan teman-teman EI. Teman-teman kelompok kecil juga baik-baik dan pengalaman keren-keren sehingga bisa saling belajar banyak. 
8. Desember: Ke Bangkok lagi kira-kira 10 hari. Ada dua workshop. Ketemu teman-teman EI lagi juga hang out. 

Tahun ini dia kali ke Bangkok. Benar-benar tidak terduga. Kirain jalan cuma di 2022 saja ternyata ada bonus jalan di 2023. 
Omong-omong soal vision board, dari 2016 dan 2017 saya selalu apply beasiswa untuk ke Bangkok tapi selalu gagal. Lalu akhirnya terjawab di 2023, bolak balik Bangkok😭😭😭
Saya percaya kekuatan mimpi dan usaha serta jejaring dan mau belajar adalah kunci untuk kemana saja. I am so grateful. 




Thursday, February 2, 2023

Kabar Baik- Otw Inggris

 


Puji Tuhan, saya mendapatkan email untuk hadir di acara EI convening yang digelar di Oxford. Ya Tuhan (definetly scream for joy..). Hal-hal yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Pernah waktu saya di suatu pertemuan bersama teman-teman EI. Saya bilang ke Dr. Phoung, wow this is the far that I can go, its crazy. Eh ternyata Dr Phoung menyampaikan, lihat saja nanti. Ada perjalanan yang lebih jauh dari ini. Ternyata ada kesempatan untuk ke Inggris. 
Pernah kepikiran kah? Seumur-umur tidak sih ya cuma punya kebiasaan baca-baca buku Enid Blyton yang latarnya di Inggris dan juga JK Rowling. 

Pernah kepikiran ke Australia untuk kuliah begitu dengan beasiswa karena punya LOA dari Wollongong di 2015 karena tidak mau jauh-jauh. 

God is this really happening? 

Jadi sesuai isi email dari hostnya, saya harus mengecek itinerarynya dan juga mengurus VISA Inggris. Hari-hari berikutnya dipenuhi mencari informasi soal visa Inggris dan rencana untuk memperpanjang beberapa hari. Undangannya itu kira-kira seminggu dan hanya di Oxford saja, yas Oxford. Oh MG! Still unbelieveable! Beanr-benar doa ibu, novena dan kebaikan-kebaikan nenek moyang di masa lampau ya, dan dukungan tempat kerja dan manifestasi masa kecil. 
Tidak apa-apa urus visa sendiri. Gaskan! 

Saya mengecek kelengkapan melalui website resmi pemerintah UK dan kemudian bikin janji temu dengan VSF Global. Saya pilih untuk urus di Bali. Nanti saya bagi pengalamannya untuk rekan-rekan yang mau bikin visa ke Inggris juga. Kalau yang lain kuncinya uang dan itu saya tidak punya hehe. Ini kuncinya di surat undangan atau invitation letter

Saturday, December 24, 2022

Memaknai Hari Ibu

Hari perempuan yes! Kalau kita menelaah kembali sejarah hari ibu 22 Desember ini, kita pasti lebih bangga karena bukannsaja peran ibu dalam keluarga namun peran ibu dalam memperjuangkan hak-haknya di segala lini kehidupan. Baik di pendidikan, ekonomi dan sosial politik. Baik adanya karena sebagian besar orang memaknai sebagai hari ibu, lebih kepada peran sebagai ibu dalam keluarga. Ada juga yang lebih suka mengucapkan selamat hari perempuan, baik ibu-ibu maupun anak perempuan. Segala usia. Ibu tidak identik dengan mereka yang memiliki anak namun semua kelompok perempuan. 
Untuk lebih jelasnya mungkin kita bisa google sejarah hari ibu.

 Ok baiklah, selamat hari perempuan Indonesia 🥰

Di hari itu adik laki-laki saya, S, yang sedang berkuliah di Universitas Nusa Cendana,menelpon mama saya. Dia mengucapkan selamat lalu mama saya senang dan bertanya apa ucapan doanya. Namun biasalah dia malu-malu. 
Dia lalu mengalihkan pembicaraan dan menanyakan apakah saya sudah mengucapkan selamat hari ibu ke mama saya. 
Sontak saya pura- pura tidak mendengar. Mama saya bilang iya nih engko pu kaka tidak ada ucap apa-apa. 

Entahlah mengutarakan perasaan dan ucapan untuk orang-orang terdekat tuh agak susah.  Hahaha, I am not good with words. Jadi saya berasumsi mama saya tahu saya sayang. I always there for, you can ask me anything haha but not ucapan selamat hari ibu menye-menye secara langsung. Semoga baju Natal bisa diganti baju Paskah saja. Budget menipis gegara anggaran tak terduga pompa air rusak dan HP juga😘

Ada lagi pas hari ayah. Jelas-jelas jarang kita punya kebiasaan mengungkapkan selamat hari jadi/ulang tahun apalagi hari ayah. 
Jadi pagi itu bapak nonton TV yang ada tayangan banyak artis ucap selamat hari ayah. Lalu bapak saya bilang, "Eh ini di tivi ada selamat hari ayah. Bapa pu anak-anak di sini tidak ada yang ucap"

"Oh hari ayah? Ada e di Indonesia haha" Pura-pura tidak tahu. Bapa tua biasa sayang-sayang. Kadang cium rambut atau dahi saya. Hanya kalau saya mau bilang, selamat hari ayah terus cium bapak tuh agak bemana. Hahaha. Saya berefleksi sedikit kemudian bisa menyimpulkan bahwa bahasa cinta saya tidak yang melalui ucapan langsung. Lagi banyak penjelasan mengenai "what is your love language? " Saya tipe yang act of service sama giving gift ya. 

Mungkin beda cerita kalau hidup merantau jauh dari orang tua. Bisa lebih nyaman mengucapkan selamat hari ibu atau ayah. Cuma karena di sini selalu ada bersama jadi agak gimana gitu kalau ucap-ucap. 

Pastinya setiap orang beda-beda untuk mengungkapkan rasa sayang. Bukan berarti yang tidak ucap tidak sayang. 💕

P. S: Foto mangga sama sekali tidak relate dengan cerita. Mama minta saya foto ternyata bagus. 

Wednesday, December 14, 2022

Antisipasi HP bermasalah, hilang atau rusak

Selamat tinggal HP redmi 9A yang sudah menemani ke mana-mana. Menyesal sebenarnya karena banyak foto foto jalan-jalan yang disimpan di dalamnya. Ada banyak kenangan, meskipun kualitas kameranya tidak bagus- bagus amat. Padahal landscape dan pemandangan lainnya bagus-bagus. Ada foto sewaktu ke Amerika, Vietnam, Singapura. Ada video-video koleksi pribadi yang mengingatkan mengenai pengalaman yang sudah dilewati. 

Ah ya sudahlah, don't too attach too memories and places. Lesson learnednya saja. 
Pertama untuk orang seperti saya harus beli semua jenis pelindung HP. Harus lengkap. Kedua biasakan menaruh handphone di tempat yang aman. Tidak boleh sejajar tangan karena bisa kena sikut lalu jatuh. Itulah yang terjadi pada HP saya sebelumnya. Jadi selalu menaruh benda tersebut di depan. Handphone sekarang sudah kebutuhan. Kerjaan bisa bisa tidak lancar. 

Berikutnya pastikan selalu hapus foto tidak penting dan kemudian sisa foto yang terpilih harus dipindahkan baik ke laptop maupun drive atau terintegrasi dengan google photos. 

Pastikan selalu mengingat password dan aplikasi-aplikasi penting seperti mobile banking, whatsapp, dana, dll. Kalau rusak HP masih bisa bersyukur karena masih ada nomor telpon dibandingkan yang hilang, raib entah mengapa. Bukan materi, rejeki bisa datang lagi namun nomor HP nya ini yang penting. Untuk itu, harus selalu update security info jangan hanya nomor telpon tetapi juga alamat email. 

Apa lagi ya? Ada saran? 

S.Ak

​Kemarin saya menerima telpon group dari mama saya dan adik saya. Ternyata hari itu adik saya sudah mengabari kalau dia akhirnya selesai sid...